Jakarta Raya

Organda DKI Tuding Ojol Domain Kemenkominfo

Redaktur: Nurhayat
Organda DKI Tuding Ojol Domain Kemenkominfo - Jakarta Raya

Ojol mangkal di badan jalan. foto: nasuha/indopos

INDOPOS.CO.ID- Keberadaan ojek online (Ojol) cukup membantu masyarakat. Kendati keberadaan Ojol juga kerap memperparah kemacetan di Jakarta. Ketua Organda DKI Jakarta Shafruhan mengatakan, Ojol adalah domain aplikator. Dan setiap pelanggaran aplikator domain Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

"Urusan aplikator ini domainnya di Kemenkominfo. Makanya ini kok mereka tidak mengambil sikap terhadap pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan di sektor transportasi ini," ujar Shafruhan di Jakarta, Jumat (6/7).

Seharusnya, menurut Shafruhan setiap pelanggaran Ojol menjadi tanggungjawab Menkominfo. Dengan fenomena ini, ia merasa Menkominfo lepas tanggungjawab. "Ya tidak bolehlah, kan domain aplikator itu di Kemenkominfo," terangnya.

Dikatakan Shafruhan, munculnya kekacauan transportasi selama ini disebabkan karena sikap Menkominfo yang tidak konsisten dan tegas. Ia mengkhawatirkan, ini bisa berkontribusi pada kekacauan di masyarakat.

"Kalau pilihan jadi perusahaan angkutan umum (Angkot), ya terserah aplikator. Tentu bila itu harus dilakukan, maka akan terpisah antara aplikator dan perusahaan angkot," terangnya.

Shafruhan menuturkan, permasalahan Ojol syarat dengan kepentingan politis. Dengan pembiaran yang berlangsung akan menimbulkan benturan-benturan di kelompok masyarakat. (nas)

Berita Terkait

Headline / Keluhan Pengemudi Ojol Jadi Priositas Penyusunan RPM

Nasional / Aturan Ojol Ditarget Rampung Februari

Jakarta Raya / Uang untuk Istri, Tak Mau Makan Siang di Luar

Nasional / Cegah Kecelakaan, Kemenhub Cek Bus Pariwisata

Nasional / Angkutan Nataru KA Pertama Dilepas

Headline / Menhub Cek Angkutan Nataru di Stasiun Pasar Senen 


Baca Juga !.