Minggu, 18 November 2018 11:08 WIB
pmk

Nusantara

Sempat Ditunda 30 Menit, Terhukum Cambuk Minta Ampun

Redaktur:

DICAMBUK-Terhukum cambuk kasus prostitusi online di Lhokseumawe minta ampun, karena tidak sanggup menahan sakitnya rotan cambuk oleh algojo, Kamis (5/7). ARMIADI/RAKYAT ACEH

INDOPOS.CO.ID - Enam terhukum cambuk kasus prostitusi online di Lhokseumawe, sempat minta ampun saat algojo melakukan eksekusi di Stadion Tunas Bangsa Lhokseumawe, Kamis (5/7) dari pukul 10.00 hingga pukul 11.45 WIB.

Salah satu wanita terhukum berinisial GM, 33, sempat ditunda cambuk, karena tidak sanggup menahan rasa sakit dipunggungnya pada cambukan ke 13 kali dari total 37 cambuk. Selama 30 menit lebih, GM istirahat yang didampingi Jaksa, tim WH dan dokter. Sementara eksekusi cambuk tetap berlanjut terhadap terhukum lainnya. Pertama untuk terhukum cambuk wanita dipanggil CSM (35) naik ke atas tribun Stadion Tunas Bangsa Lhokseumawe, dengan jumlah eksekusi 37 kali cambuk. 

Namun, pada hitungan ke 9, 16 dan 24 kali, algojo menghentikan cambukan, karena terhukum minta ampun menahan rasa sakit dan cambuk tetap dilanjutkan. Kemudian, dipanggil terhukum wanita kedua yakni GM (33) dengan cambuk 37 kali.

Ketika algojo mengayunkan rotan kepunggung terhukum itu pada hitungan 1 hingga 6 kali cambuk, langsung menangis karena sakit. Sehingga pada cambuk  ke 7, 11 dan 13 kali, algojo menghentikan eksekusi akibat tidak sanggup menahan lagi.

Kemudian, terhukum atas persetujuan kejaksaan, Satpol PP dan WH serta dokter diistirahatkan selama hampir 30 menit lebih. Selanjutnya, sambil menungu terhukum itu pulih dari sakitnya, maka dipanggil terhukum ketiga seorang pria ED (33) dengan cambuk juga 37 kali.

Lagi-lagi, algojo menghentikan ayunan rotan untuk terhukum karena minta ampun pada hitungan ke  7, 8, 9, 11, 15, 20, 27, 28, 30, 32 dan hitungan 35 kali serta cambuk dilanjutkan hingga hitungan ke 37 kali. Sementara terhukum keempat yakni PH dengan cambuk 37 kali, algojo hanya menghentikan cambuk pada hitungan ke 1 dan 20 kali serta cambuk kembali dilanjutkan hingga hitungan ke 37 kali. Sedangkan, terhukum kelima pria berinisial MA (50) dicambuk 22 kali dan algojo juga  menghentikan cambuk pada hitungan ke 7,11,15 dan 19 kali serta cambuk dilanjutkan hingga berakhir hukuman.

Terhukum keenam wanita FA (28), dihukum 22 kali cambuk, tapi algojo hanya berhenti pada hitungan ke 7, 14 dan hitungan ke 18 kali. Usai terhukum itu, maka kembali dipanggil terhukum kedua yang sudah diistirahatkan yaitu GM. Pantauan Rakyat Aceh, terhukum itu seperti tidak mau lagi menahan eksekusi cambuk dan terus menangis. 

Akhirnya, setelah dibujuk oleh tim WH dan Kepala Satpol PP dan WH Lhokseumawe, dokter dan Jaksa sehingga cambuk dilanjutkan. Pada hitungan ke 17, 20, 25, 30 dan 33 kali, algojo terpaksa menghentikan cambukan, karena terdakwa meronta-ronta tidak mau menahan lagi. Bahkan, sempat dipegang kedua tangan wanita itu oleh dua anggota WH perempuan atas keinginan terhukum. Akhirnya, setelah sempat kembali terhenti beberapa menit karena terhukum menangis akibat rasa sakit dipunggung, cambuk berlanjut hingga hitungan ke 37 kali. (arm/min)


TOPIK BERITA TERKAIT: #hukum-cambuk #prostitusi 

Berita Terkait

Cegah Prostitusi, Penghuni Apartemen Didata Ulang

Megapolitan

Marak Prostitusi Berkedok Panti Pijat

Jakarta Raya

Posko Bersama Tangkal Prostitusi

Jakarta Raya

PSK Orientasi Seks Sadis Ditangkap

Jakarta Raya

IKLAN