Rabu, 26 September 2018 06:08 WIB
pmk

Megapolitan

Sering Macet, Jembatan Gadog Diperlebar

Redaktur:

TERSENDAT -Sejumlah kendaraan melintas di Jembatan Gadog yang sempit. sofian/radar bogor/jpg

INDOPOS.CO.ID - Guna kelancaran arus lalu lintas jalur Puncak, Jembatan Gadog yang dinilai sudah tidak memadai harus diperlebar. Hal itu agar tak terjadi penumpukan kendaraan yang akan melewatinya.

Rencana pemerintah memperbaiki Jembatan Gadog, kini masuk tahap pelaksanaan. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang bertanggung jawab dalam kegiatan tersebut mulai dengan membersihkan lahan proyek tersebut.

Yakni membongkar 13 unit bangunan liar (bangli) milik warga Kampung Pasirangin, RT 01/01, Desa Pasirangin ditertibkan. Pembongkaran tersebut dilakukan sendiri pemilik bangunan. ”Pihak Satpol PP kecamatan serta Kabupaten Bogor, kepolisian dan TNI hanya mendampingi,” ujar Kasi Trantib Megamendung, Iwan Relawan.

Pembongkaran tersebut, lanjut dia, untuk kelancaran kegiatan pembangunan Jembatan Gadog. ”Karena bangunan itu berada di lahan milik pemerintah, jadi mau tak mau ketika dibutuhkan ya harus dibongkar,” jelasnya lagi.

Pelebaran Jembatan Gadog mendapat apresiasi dari pengendara. Mereka umumnya setuju jika jembatan tersebut diperlebar. Seperti yang diungkapkan Maulana, 45 pengendara asal Kota Bogor. Selama ini, kemacetan kerap terjadi di Jembatan Gadog karena kurang lebar.

”Selama ini memang salah satu penyebab kemacetan adalah di sekitar Jembatan Gadog. Mobil harus antre agar bisa melewatinya,jika diperlebar, kemungkinan salah satu titik rawan macet untuk jalur Puncak bisa teratasi,” katanya. (ash/pj/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kemacetan 

Berita Terkait

Titik Macet Tangerang Belum Teratasi

Banten Raya

Wow, Tumben Palmerah Lancar!

Jakarta Raya

Jalan Padang-Bukittingi Macet

News in Depth

Rekayasa Lalu Lintas Dishub Kota Bekasi Gagal Total

Megapolitan

IKLAN