Sabtu, 17 November 2018 10:36 WIB
pmk

Internasional

Jepang Eksekusi Pemimpin Sekte Sadis

Redaktur:

EKSEKUSI - Tujuh anggota Sekte Kiamat Aum Shinrikyo yang melakukan serangan gas saraf mematikan di bawah tanah di Tokyo 1995 silam telah dieksekusi, termasuk pemimpin sekte Shoko Asahara./NET

INDOPOS.CO.ID - Tujuh anggota Sekte Kiamat Aum Shinrikyo yang melakukan serangan gas saraf mematikan di bawah tanah di Tokyo 1995 silam telah dieksekusi, termasuk pemimpin sekte Shoko Asahara. Serangan gas sarin merupakan insiden teror terburuk Jepang yang menewaskan 13 orang serta melukai ribuan orang lainnya.

Enam anggota sekte lainnya masih menjalani hukuman mati, seperti dilansir BBC pada Jumat (6/7). Menurut Kementerian Kehakiman Jepang, eksekusi terhadap kelompok tersebut dilakukan di rumah tahanan Tokyo, Jumat pagi.

Shoko Asahara dan para pengikutnya juga dituduh melakukan beberapa pembunuhan lainnya, serta terlibat dalam serangan gas sarin pada 1994 yang menewaskan delapan orang dan menyebabkan 600 orang lainya terluka.

Pada 20 Maret 1995 silam, para anggota kultus melakukan serangan dengan gas sarin di kereta bawah tanah di ibu kota Jepang. Mereka meninggalkan kantong-kantong yang telah diisi dengan agen saraf cair di jalur kereta yang melalui distrik politik Tokyo.

Kala itu, para saksi menggambarkan mereka melihat paket yang bocor dan merasakan asap yang menyengat di mata mereka. Racun tersebut menyerang para korban dalam hitungan detik, kemudian membuat mereka tersedak dan muntah.

Parahnya, sebagian dari mereka mengalami buta dan lumpuh setelah terkena racun saraf dan menyebabkan 13 orang meninggal. Tidak hanya itu, beberapa bulan berikutnya para anggota kultus kembali melakukan serangan dengan melepaskan hidrogen sianida di beberapa stasiun namun gagal. (ce1/trz/JPC)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #sekte-kiamat-aum-shinrikyo 

Berita Terkait

IKLAN