Rabu, 19 September 2018 08:07 WIB
pmk

Nasional

Ketua DPR Minta Polri Selidiki Pungli Peserta Didik Baru

Redaktur: Redjo Prahananda

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo.

INDOPOS.CO.ID - Ketua DPR Bambang Soesatyo prihatin dengan penyalahgunaan surat keterangan tidak mampu (SKTM) dan pungutan liar (pungli) dalam kegiatan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Menurut dia, kasus itu menunjukkan PPDB masih jauh dari transparansi. Bamsoet, menyatakan, kepolisian harus mengusut pungli dan penyalahgunaan SKTM dalam PPDB. Sebab, kedua perbuatan itu tergolong tindak pidana.

“Saya Mendorong Polri dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melakukan penyelidikan dan penyidikan tentang pungutan liar serta menindak tegas oknum penerima dan pemberi pungutan liar, agar didapat sistem PPDB yang bersih dan transparan,” ujar Bamsoet, Sabtu (7/7).

Selain itu, Bamsoet mengingatkan seluruh panitia PPDB untuk melakukan cek dan pemeriksaan ulang atas dokumen-dokumen sebagai persyaratan sebagai peserta didik baru. “Kalau sampai muncul pemalsuan dokumen , tindakan tersebut tindak pidana penipuan dan pemalsuan,” kata dia.

Bamsoet meminta Kemendikbud mendesak seluruh jajaran agar meningkatkan standardisasi sekolah menuju akreditasi yang terbaik. Selain itu, politikus Golkar tersebut juga meminta para orang tua siswa mematuhi segala aturan dan persyaratan.

“Mengimbau kepada seluruh orang tua siswa untuk menerima sistem penerimaan sesuai dengan zona daerah masing-masing,” ujar dia mengakhiri. (aen)


TOPIK BERITA TERKAIT: #bambang-soesatyo #pungli-peserta-didik-baru #ppdb 

Berita Terkait

IKLAN