Minggu, 23 September 2018 12:10 WIB
pmk

Internasional

Duterte Takut Serang Tiongkok

Redaktur:

Presiden Filipina Rodrigo Duterte.

INDOPOS.CO.ID - Presiden Filipina Rodrigo Duterte bersikeras perang sengketa Laut Filipina Barat memungkinkan Filipina akan menyerang Tiongkok. Namun serangan itu dilakukan dua ribu tahun lagi. Hal itu dikatakan Duterte pada saat upacara ulang tahun ke-117 Kantor Jendral Pengacara di Pasay City.

Duterte menegaskan, berperang dengan Tiongkok hanya akan menghasilkan pembantaian pasukan Filipina. "Saya tidak bisa berbuat apa-apa tentang Tiongkok, tetapi di tahun 4001, kita sudah tangguh saat itu, mari kita serang Tiongkok dan mendapatkan minyak di Laut Filipina Barat," gurau Duterte.

Filipina terjerat dalam sengketa teritorial dengan Tiongkok mengenai pulau-pulau dan terumbu karang di daerah tersebut. Meskipun putusan pengadilan internasional menolak klaim oleh Beijing.

Duterte telah berulang kali mengatakan dia tidak akan mengambil langkah agresif terhadap Tiongkok. “Apa yang bisa saya lakukan tentang Tiongkok? Saat ini, tidak ada. Agresi? Mustahil."

Ini akan menjadi pembantaian. "Sebelum saya bisa meluncurkan pesawat, itu sudah ditargetkan. Kami tidak memiliki kemampuan. Kami harus mengakui bahwa kami tidak dapat melancarkan perang dengan Tiongkok," ujar Duterte.

Dia menambahkan, Filipina tidak akan berani menembakkan beberapa tembakan. "Jika saya mulai membuat masalah di sana dengan hanya menembak beberapa tembakan, itu akan tumbuh menjadi sesuatu yang besar," katanya.

Kembali pada pembicaraannya dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping, Duterte mengatakan dia memamerkan rencananya untuk menggali minyak di Laut Filipina Barat. Namun Xi mengatakan kepadanya bahwa mereka harus fokus pada usaha kerja sama seperti eksplorasi minyak bersama.

Duterte mengatakan, ia tetap berkonsultasi dengan kongres tentang legalitas usaha kerja sama yang diusulkan. (iml/JPC)


TOPIK BERITA TERKAIT: #rodrigo-duterte 

Berita Terkait

IKLAN