Rabu, 26 September 2018 07:52 WIB
pmk

Nusantara

Polda dan Rakyat Kaltara Cetak Rekor MURI

Redaktur: eko satiya hushada

REKOR DUNIA - Spanduk dibentang sepanjang 1 KM, menggunakan 707 speadboat (foto: Radar Tarakan)

INDOPOS.CO.ID - Tiga jam membentangkan spanduk sepanjang 1 kilometer (km) dengan tajuk Pesta Rakyat 2018, serta iringan 707 konvoi speedboat, Kaltara tidak hanya mencatatkan rekor Indonesia, tetapi juga memecahkan rekor dunia. Panas terik menyelimuti perairan Tarakan pagi, Sabtu (7/7) pagi, tak menyurutkan semangat para peserta konvoi speedboat.

Sejak pagi, dermaga Lantamal XIII yang berada di Kelurahan Mamburungan dan dermaga Navigasi, dipadati ribuan masyarakat serta ratusan peserta konvoi speedboat. Ini dalam rangka HUT ke-72 Bayangkara.

Mengandalkan tali putih serta kapal nelayan, satu per satu speedboat dibentangkan dengan membuat barisan panjang. Total 707 speedboat berpartisipasi dalam kegiatan yang digagas Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara, dengan Kapoldanya, Brigjen Pol Indrajit.

Sekitar pukul 11.30 Wita, ratusan speedboat ini pun berhasil sampai ke titik finish di dermaga Navigasi. Berkat ratusan partisipasi speedboat, kegiatan tersebut berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) sekaligus rekor dunia.

Dengan begitu, Kaltara kembali menambah daftar panjang penghargaan di kancah nasional. Senior Manager Muri Jusuf Ngadri menyebutkan, antusias peserta dan masyarakat Tarakan sangat membanggakan dan luar biasa. Bagaimana seluruh pihak terkait turut bersama memberikan dukungan serta rasa terimakasih kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

“Antusias peserta konvoi dan masyarakat Tarakan sungguh luar bisa,  membanggakan dan sungguh menggetarkan. Awalnya konvoi speedboat tercatat 651, lalu tiba-tiba bertambah jadi 707,” kata Jusuf Ngandri.

Menurut Jusuf, seluruh stakeholder dan rakyat Kaltara bersama-sama bergandeng tangan demi sebuah kecintaan terhadap NKRI. “Dengan begitu MURI pun memberikan ucapan terimakasih dan dukungan kepada Kepolisian Republik Indonesia dalam hal ini Polda Kaltara,” ungkap Jusuf.

Tak hanya menghitung jumlah speedboat yang ikut konvoi, Jusuf pun melakukan verifikasi terhadap dukungan rakyat yang hadir dengan membawa kapal cukung, kapal nelayan, dan kapal tambak sebagai partisipan pendukung konvoi.

“Rute yang dilalui cukup panjang, yakni 5 mil. Ini acara luar biasa. Perlu diketahui Polda Kaltara ini baru terbentuk kurang lebih tiga bulan. Tapi antusiasnya besar sekali,” jelasnya.

Bahkan Jusuf menegaskan, iring-iringan speedboat yang membawa serta spanduk bertuliskan HUT Bhayangkari ini juga merupakan yang pertama kalinya terselenggara di Indonesia, bahkan di dunia.

“Oleh karenanya, kami mencatat sebagai rekor dunia baru. Jadi dalam hal ini pemerintah Pemprov Kaltara bersama Polda Kaltara mengukir dua rekor dunia baru. Pertama, pembentangan kain rentang terpanjang di atas laut dengan panjang 1.000 meter. Kedua, konvoi speedboat terbanyak,” tambahnya.

Dengan menyabet Muri, Jusuf berharap nantinya ada evaluasi dari Kapolda Brigjen Pol Indrajit dan Wakapolda Kombes Pol Zainal A. Paliwang sebagai penggagas dan pelaksana dalam penyelenggaraan mendongkrak wisata bahari Kaltara.

“Ini sangat menakjubkan tentunya,” katanya.

Sementara, Kapolda Kaltara Brigjen Pol Indrajit menyebutkan, pencapaian rekor Muri dan rekor dunia, merupakan kebahagian masyarakat Kaltara. Yang tentunya bukan milik Kapolda maupun Pemerintah Provinsi Kaltara saja.

“Ini milik seluruh masyarakat Kaltara. Untuk itu, penyelenggaraan pembentangan spanduk bukan hanya untuk memperingati hari jadi Bhayangkari, namun sebagai bentuk rasa cinta kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” kata Indrajit, usai menerima piagam Muri.

Dengan rekor Muri, lanjut Indrajit, masyarakat Kaltara menunjukkan kepada wilayah luar Kaltara bahwa provinsi baru ini bisa menunjukan kebersamaan. “Warga yang seharusnya mencari ikan di laut. Namun demi cintanya dengan acaranya ini, rela ikut dalam acara kebersamaan ini untuk pesta rakyat,” sebutnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Utara H. Udin Hianggio juga turut larut dalam kegembiraan. Sebagaimana menurutnya terselenggara kegiatan kemarin (7/7) merupakan sebuah perjuangan luar biasa. Dirinya pun turut berharap hal ini bisa berdampak baik pada kerja sama antar nelayan.

“Kami melihat kebersamaan ini bagaimana keberadaan Polda Kaltara memberikan respons baik kepada masyarakat. Dengan adanya ini kami juga berharap nelayan ini bisa menjadi informan kita untuk menghadapi masalah yang sedang kita hadapi salah satunya terkait dengan narkoba. Dari kegiatan ini juga bisa memberikan masukan ke kita,” tutupnya.

Di penghujung acara, Wakapolda Kombes Pol Zainal A. Paliwang mewujudkan nazarnya, untuk mencemplungkan dirinya ke laut, jika acara tersebut sukses. Ia pun membuka sepatunya dan langsung terjun ke laut. "Terima kasih dukungan rakyat Kaltara," katanya. (eru/lim/rt/jpg)

Berikut video Wakapolda Kombes Pol Zainal A. Paliwang saat terjun ke sungai;


TOPIK BERITA TERKAIT: #polda-kaltara #muri #pemprov-kaltara #hut-bayangkara 

Berita Terkait

Periksa Kesehatan di Atas Kapal Pesiar

Internasional

Video Klip Lara Tembus Rekor Muri

Indotainment

Gerai Ayam Goreng Pecahkan Muri

Ekonomi

IKLAN