Kamis, 20 September 2018 04:36 WIB
pmk

Banten Raya

Ratusan Pengaduan Peserta Didik Baru di Banten Tidak Valid

Redaktur: Redjo Prahananda

INDOPOS.CO.ID - Sebanyak 350 pengaduan dari wali murd kepada panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online tingkat SMA/SMK di Provinsi Banten tidak valid, sehingga hasil PPDB 2018 tidak berubah.

Kepastian tersebut disampaikan Gubenur Banten Wahidin Halim melalui tenaga ahli Gubernur Bidang Media dan Public Relation, Ikhsan Ahmad kepada INDOPOS,Minggu (8/7).

“Gubernur Banten, kemarin sore sampai pukul 21.30 WIB langsung turun ke lapangan memverifikasi sekitar 350 pengaduan masyarakat di seluruh posko pengaduan PPDB 2018, dengan disaksikan Subditintel Polda Banten, sebagian besar pengaduan tidak valid sehingga pengumuman siswa lulus tetap sama,” terang Ikhsan.

Menurut Ikhsan, banyaknya pengaduan masyarakat dalam proses pendaftaran PPDB 2018. Pada umumnya, mengeluhkan  kendala dalam melakukan pendaftaran,  tampilan situs pendaftaran PPDB sering error.

Kesulitan mengakses situs resmi pendaftaran,  pendaftaran online ke pendaftaran offline, ssringki salah hitung perangkingan nilai, sejumlah nama siswa  lolos tidak terdaftar sewaktu pengumuman.

Gubernur Banten WH mengakui, kalau  banyak kendala kendala teknis di lapangan,namun bukan masalah krusial,sehingga tidak mengubah hasil dari seleksi melalaui PPDB online 

“Saya mengakui, kendala-kendala tersebut terjadi di lapangan. Namun, masyarakat jangan ragu upaya-upaya maksimal untuk memperbaiki kendala tersebut, tanpa berhenti,” cetus Gubernur.

Pemprov Banten bakal melakukan evaluasi terhadap kinerja pelaksana PPDB,dar mulai SDM pelaksana, sistem. dan pelaksanaan prosedur operasional kerja sampai perangkat teknologi.”Dari hardware maupun software sehingga ke depan masalah ini tidak terulang kembali”

“Saya cemas, kalau masalah ini masih terulang tahun depan bukan saja menimbulkan keraguan dari masyarkat, namun juga mendegradasi kualitas pendidikan di Banten,” sambung WH. (yas)


TOPIK BERITA TERKAIT: #ppdb #pendidikan #kemendikbud 

Berita Terkait

Kepsek Diminta Hadirkan Senyum di Sekolah

Jakarta Raya

Prancis Bebas Gawai di Tahun Ajaran Baru

Internasional

Kemendikbud Hidupkan Mata Pelajaran Informatika

Nasional

WH Gandeng Ansor di Pendidikan Gratis

Banten Raya

Kemendikbud Bikin Pameran Sejarah Asian Games

Nasional

IKLAN