Sabtu, 22 September 2018 12:30 WIB
pmk

Tekno

LIKE, tak Sekadar Kontrol Konten

Redaktur: Ali Rahman

Ilustrasi blokir salah satu konten yang dilakukan Pemerintah. Foto: jpg

INDOPOS.CO.ID - Akhir-akhir ini aplikasi video pendek menjadi perbincangan yang hangat di Indonesia, khususnya di kalangan generasi muda. Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia baru saja memblokir akses sebuah aplikasi video pendek yang dianggap memiliki banyak konten negatif. LIKE, salah satu produk dari BIGO Technology yang terdiri dari BIGO LIVE, Cube TV, dan Hello Yo, merupakan aplikasi video pendek yang patut dicontoh.

LIKE, yang diluncurkan pada Agustus 2017, merupakan sebuah aplikasi video pendek yang memiliki sistem penyaringan dan pelaporan yang terintegrasi dengan teknologi Artificial Intelligence (AI). “Monitoring konten di aplikasi itu juga dilakukan oleh manusia secara manual 7x24jam untuk membangun ekosistem dan konten berkualitas tinggi untuk semua lapisan masyarakat,” jelas Wakil Presiden Senior BIGO Technology, Aaron Wei di Jakarta, Minggu (8/7).

Selain tim di Indonesia, lanjut dia, aplikasi LIKE juga memiliki pusat Riset dan Pengembangan (R&D) di Singapura yang saat ini sedang merekrut tim yang terdiri dari 100 ahli AI dan insinyur untuk melakukan monitoring konten video. Pusat R&D ini juga bertanggung jawab untuk kemajuan serta kualitas konten perusahaan. Sistem AI inilah yang akan menghapus semua konten video negatif yang diupload oleh para pengguna.

Selain sistem kontrol konten yang komprehensif, LIKE juga memungkinkan pengguna untuk membuat konten yang unik dan super kreatif dengan berbagai efek sihirnya. Sejak 11 bulan lalu diluncurkan, aplikasi yang memang ditujukan bagi pengguna berusia 16 tahun ke atas ini memang sudah menjadi salah satu komunitas video pendek paling populer di kalangan anak muda di Indonesia. (vit)


TOPIK BERITA TERKAIT: #like #bigo-technology #aaron-wei 

Berita Terkait

IKLAN