Selasa, 25 September 2018 10:33 WIB
pmk

Piala Dunia 2018

Dukungan Putin dari Lokasi Rahasia, Tidak Terlihat di Stadium Cochi

Redaktur:

Perdana Menteri Dmitry Medvedev (kiri) berbincang dengan Presiden FIFA Gianni Infantino (kanan) setelah pertandingan perempat final Piala Dunia Rusia antara tuan rumah Rusia melawan Kroasia di Stadium Sochi Rusia, Sabtu (7/7) malam. Foto: AFP

INDOPOS.CO.ID - Kemanakah President Rusia Vladimir Putin? Mengapa sang presiden tidak datang ke Fisht Olympic Stadium Sochi untuk memberikan dukungan langsung kepada Tim Nasional Rusia di perempat final Piala Dunia 2018 saat bertanding melawan Kroasia?

Padahal, Presiden Kroasia Kolinda Grabar-Kitarovi saja hadir dan tampak duduk di sebelah Presiden FIFA Gianni Infantino di tribun kehormatan stadion. Banyak yang penasaran dengan tidak adanya Putin. Kemarin, sosoknya diwakili perdana menteri yang juga mantan presiden Rusia, Dmitry Medvedev.

Di media sosial, saat Rusia kalah dalam adu penalty, Putin menjadi sasaran meme. Nada guyonnya hampir sama. Sebagai mantan anggota agen rahasia KGB, Putin dianggap bisa mengendalikan pertandingan. Atau sebagai pemimpin negara terluas di dunia, Putin harusnya memiliki kemampuan untuk ''membeli'' negeri mini Kroasia.

Rasa penasaran publik akhirnya terjawab. Keesokan harinya Minggu kemarin, Red), pemerintah Rusia mengirimkan rilis resmi terkait tidak adanya Putin di Sochi. Juru bicara pemerintahan Rusia Dmitry Peskov mengatakan, memang benar Putin tidak datang ke stadion. Namun itu tidak berarti bahwa presiden berusia 65 tahun tersebut cuek dengan perjuangan timnas Rusia.

Putin, kata Peskov, menonton pertandingan. Namun dia tidak menyebutkan di mana lokasinya. Peskov melanjutnya, meski kalah, Putin memuji perjuangan pemain Rusia yang penuh harga diri. Menurut Putin, Igor Akinfeev dkk, bertanding layaknya pahlawan.

“Presiden menonton dan memberikan dukungan besar kepada tim. Kami memang kalah, namun pertandingan berjalan fair dan luar biasa. Mereka sudah mati-matian di lapangan dan kami sangat bangga kepada perjuangan mereka,” kata Peskov seperti dirilis Interfax, kantor berita independen Rusia yang bisa diakses jurnalis asing.

Pejabat yang menjadi juru bicara Kremlin sejak 2012 tersebut menambahkan, meski tidak bisa selalu hadir dalam setiap pertandingan yang dilakoni Sbornaya—sebutan timnas Rusia—Putin sudah all out menyukseskan Piala Dunia 2018. Dia terlibat di berbagai event promotif. Dia menghadiri opening ceremony di Luzhniki, Moskow, 14 Juni lalu. Juga, nongol di sebuah acara sponsor yang digeber di Football Park Moskow. 

Dia juga mati-matian memainkan peran sebagai agen perdamaian. Untuk final sekaligus upacara penutupan akhir pekan ini (15/7), dia telah mengundang banyak pemimpin negara. Tak terkecuali Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Keduanya sudah mengonfirmasi bakal hadir. Wow, benar-benar diplomasi sepakbola! (na/jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #piala-dunia-2018 

Berita Terkait

IKLAN