Minggu, 18 November 2018 10:14 WIB
pmk

Total Sport

Askot Jaktim Ingin Jadi Barometer Sepakbola DKI

Redaktur:

Suasana pelantikan pengurus Askot DKI di Jakarta. Bambang/indopos

INDOPOS.CO.ID - Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DKI Jakarta, Uden Kusuma berharap Asosiasi Kota (Askot) Jakarta Timur dapat melahirkan bibit pesepakbola yang nantinya dapat berkontribusi untuk tim PON DKI Jakarta.

" Kami ingin agar Jakarta Timur mampu berkontribusi dalam pembentukan Tim PON 2020 DKI Jaya yang membidik target juara," ujar  Uden Kusuma Wijaya saat melantik Ketua Askot Jaktim Bangun Salmon Siagian periode 2018-2022 di Jakarta, Senin (9/7).

Bangun Salmon Siagian terpilih  dalam pemilihan ASKOT PSSI Jakarta Timur  di Aula Bea Cukai, Jakarta Timur, 12 Mei lalu.

Ia mendapat 18 suara mengalahkan Suryadi yang hanya kebagian 6 suara dari total 25 suara. " Askot Jaktim salah satu Askot yang paling aktif di lingkungan sepakbola DKI. Kami berharap Askot DKI bisa  jadi Barometer pembinaan sepakbola usia dini," kata Uden.

 Ketua Askot Jaktim, Bangun Salmon Siagian mengatakan bahwa target jangka pendek organisasinya memerifikasi  klub-klub yang ada di Jaktim.

Dia  juga berjanji untuk membenahi  segera menggelar kompetisi di semua level usia muda.

"Saya akan menghidupkan kompetisi dan berusaha membuat terobosan dengan menghadirkan sponsorship untuk sepak bola Jakarta Timur," ujarnya.

Lebih lanjut Salmon mengaku sudah sejak lama ingin berkontribusi buat sepak bola Jakarta.  "Sejak kecil saat masih sekolah saya sudah bermimpi menjadi pemain bola, main di lapangan bea cukai, dan sekarang saya berada disini seperti mimpi," tambah Salmon yang berkontribusi pemain sebanyak-banyaknya di Tim Sepakbola DKI Jaya yang akan tampil di ajang PON 2020 Papua.

"Jika perlu semua pemainnya berasal dari Jakarta Timur," ungkap pria yang juga  merupakan pengacara dan  pengusaha muda property. (bam)


TOPIK BERITA TERKAIT: #askot-jaktim #asprov-pssi-dki 

Berita Terkait

Asprov PSSI DKI Jakarta Antara Ada dan Tiada

Netizen

Asprov DKI Layangkan Mosi Tidak Percaya

Liga Indonesia

IKLAN