Rabu, 19 September 2018 02:24 WIB
pmk

Internasional

Perempuan Iran Sampaikan Protes Lewat Joget

Redaktur:

PENARI - Maedeh Hojabri. iNSTAGRAM

INDOPOS.CO.ID – Jagat maya dihebohkan dengan video joget perempuan-perempuan Iran sejak akhir pekan lalu. Yang menarik, mereka menari tanpa penutup kepala. Mereka asyik meliuk-liukkan tubuh mengikuti alunan lagu dengan mengusung satu pesan #dancing_isn't_a_crime alias berjoget bukanlah kejahatan. Ada yang menari di dalam ruangan, ada yang berjoget di taman.

Kampanye joget itu muncul setelah penangkapan Maedeh Hojabri. Gadis cantik tersebut diamankan polisi setelah mengunggah video jogetnya di Instagram. Rekaman yang mengundang like dari ribuan follower itu membuat Hojabri berurusan dengan polisi. Jumat (6/7) dia mendekam di tahanan. Penyebab utamanya, dia tak memakai penutup kepala dalam video yang viral tersebut.

”Jika Anda mengabarkan kepada dunia bahwa gadis-gadis yang berusia 17 dan 18 tahun ditangkap karena tarian mereka, kebahagiaan mereka, atau kecantikan mereka, dunia akan tertawa,” kritik Hossein Ronaghi, aktivis politik sekaligus bloger asal Iran, sebagaimana dikutip BBC, Senin (9/7). 

Iran memang punya peraturan yang sangat ketat untuk kaum hawa. Terutama terkait dengan cara berpakaian dan perilaku mereka. Berjoget di dalam kamar seperti yang Hojabri lakukan pun dianggap melanggar aturan. (bil/c11/hep)


TOPIK BERITA TERKAIT: #iran #demonstrasi 

Berita Terkait

Rupiah Anjlok, Mahasiswa Gelar Demo

Ekonomi

Rusia Tolak Kebijakan Pensiun

Internasional

Ribuan Mahasiswa Tuntut Jokowi Diturunkan

Nasional

Desak Bebaskan Dua Wartawan, Warga Rohingya Ikut Demo

Internasional

Pertanyakan Kasus e-KTP, Jari 98 Sambangi Kejagung RI

Nasional

IKLAN