Sabtu, 17 November 2018 06:21 WIB
pmk

Internasional

Perempuan Iran Sampaikan Protes Lewat Joget

Redaktur:

PENARI - Maedeh Hojabri. iNSTAGRAM

INDOPOS.CO.ID – Jagat maya dihebohkan dengan video joget perempuan-perempuan Iran sejak akhir pekan lalu. Yang menarik, mereka menari tanpa penutup kepala. Mereka asyik meliuk-liukkan tubuh mengikuti alunan lagu dengan mengusung satu pesan #dancing_isn't_a_crime alias berjoget bukanlah kejahatan. Ada yang menari di dalam ruangan, ada yang berjoget di taman.

Kampanye joget itu muncul setelah penangkapan Maedeh Hojabri. Gadis cantik tersebut diamankan polisi setelah mengunggah video jogetnya di Instagram. Rekaman yang mengundang like dari ribuan follower itu membuat Hojabri berurusan dengan polisi. Jumat (6/7) dia mendekam di tahanan. Penyebab utamanya, dia tak memakai penutup kepala dalam video yang viral tersebut.

”Jika Anda mengabarkan kepada dunia bahwa gadis-gadis yang berusia 17 dan 18 tahun ditangkap karena tarian mereka, kebahagiaan mereka, atau kecantikan mereka, dunia akan tertawa,” kritik Hossein Ronaghi, aktivis politik sekaligus bloger asal Iran, sebagaimana dikutip BBC, Senin (9/7). 

Iran memang punya peraturan yang sangat ketat untuk kaum hawa. Terutama terkait dengan cara berpakaian dan perilaku mereka. Berjoget di dalam kamar seperti yang Hojabri lakukan pun dianggap melanggar aturan. (bil/c11/hep)


TOPIK BERITA TERKAIT: #iran #demonstrasi 

Berita Terkait

Iran Kirim Rudal ke Syria

Internasional

Guru Honorer Mogok Mengajar

Megapolitan

Ribuan Pegawai Honorer Tuntut Keadilan

Jakarta Raya

IKLAN