Rabu, 14 November 2018 01:35 WIB
pmk

Hukum

KPK Resmi Menahan Kadis Perkebunan Pemprov Jatim

Redaktur: Redjo Prahananda

Foto : Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi menahan Kepala Dinas (Kadis) Perkebunan Provinsi Jawa Timur M Samsul Arifien.

KPK menahan Samsul sampai 20 hari ke depan. Namun, KPK masih bisa menahan masa durasi penahanan terhadap Samsul bila penyidik masih memerlukan keterangan. KPK resmi menahan Samsul, Selasa,(10/7).

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menjelaskan, KPK menahan Samsul di Rutan cabang KPK di Markas Pomdam Guntur Jakarta Selatan. Penahanan langsung dilakukan setelah Samsul menjalani pemeriksaan penyidikan KPK mulai Selasa pagi (10/7) hingga Selasa sore (10/7) sekitar pukul 16.15.

Samsul telah mengenakan rompi tahanan KPK warna oranye cuma bisa pasrah “Saya terima saja. Saya siap menjalani ini. Terdapa proses pengadilan. Soal detail tanyakan saja ke penyidik. Kami serahkan kepada penyidik,” ucap Samsul.

Jumat (6/7) lalu, Samsul bersama Kadis Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur Mochamad Ardi Prasetiawan menjadi tersangka KPK. Bahkan Ardi sudah menjalani penahanan sejak Jumat (6/7) lalu itu.   

Penyidik KPK memberikan status tersangka kepada Samsul dan Ardi lantaran keduanya diduga telah memberikan uang ke mantan Ketua Komisi B DPRD Jawa Timur Mochammad Basuki. Masing-masin Ardi memberikan Rp 50 juta kepada Basuki, dan Samsul memberikan Rp 100 juta kepada Basuki.

Senin (4/6) lalu Satgas KPK menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Surabya. Hasilnya, KPK menemukan uang tunai Rp 150 Juta di ruang kerja Mochamad Basuki selaku Ketua Komisi B DPRD Jawa Timur.

Dana diduga bagian dari commitment fee yang totalnya Rp 600 juta per tahun, dan harus dibayarkan kepala dinas setiap tiga bulan sekali kepada Basuki.

Dari hasil pengembangan OTT itu, KPK menangkap dan mmenetapkan tersangka terhadap 7 selain Samsul dan Ardi, yakni Ketua Komisi B DPRD Jawa Timur Mochammad Basuki, Staf DPRD Jawa Timur Rahman Agung dan Muhammad Santoso, anggota DPRD Jawa Timur Mohammad Kabil Mubarok, Kepala Dinas Pertanian Jawa Timur Bambang Heryanto, Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur Rohayati, PNS Dinas Pertanian Jatim Anang Basuki Rahmat. Tujuh tersangka itu bahkan telah divonis Pengadilan Tipikor Surabaya.

Sementara itu Wakil Ketua KPK Saut Situmorang sebelumnya mengatakan Samsul dan Ardi dijerat Pasal 5 ayat (1) huruf (a) atau huruf (b) atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. ”KPK menemukan bukti permulaan yang cukup terhadap keduanya (Ardi dan Samsul) untuk menetapkan sebagai tersangka,” tandas saut. (ind)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kpk #kpk-resmi-menahan-kadis-perkebunan-pemprov-jatim #m-samsul-arifien 

Berita Terkait

IKLAN