Selasa, 17 Juli 2018 10:43 WIB
bjb juli

News in Depth

BSSN Bantah Tidak Maksimal

Redaktur:

INDOPOS.CO.ID - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menanggapi desakan DPR untuk bekerja esktra. Maksimal terutama dalam mengamankan situs Komisi Pemilihan Umum (KPU) dari serangan peretas (hacker). Sebelumnya, DPR menilai ancaman siber atas pelumpuhan sistem KPU sebagai bentuk awal ancaman nasional.

”BSSN sudah berkoordinasi dengan teman-teman di KPU untuk melakukan pengamanan,” tutur juru bicara BSSN, Anton Setiawan saat dikonfirmasi INDOPOS, kemarin.

Ditambahkan Anton, pihaknya juga telah memberikan rekomendasi untuk mendukung langkah-langkah penguatan terhadap sistem Informasi dan Teknologi (IT) di KPU. ”Kami memberikan rekomendasi langkah-langkah penguatan sistem IT yang ada,” imbuh Anton.

Menurut Anton, dukungan itu diberikan tanpa harus menunggu permintaan atau koordinasi dengan KPU. Sebab, sudah menjadi tugas BSSN untuk mengamankan dan mencegah situs-situs lembaga negara secara nasional termasuk KPU dari serangan peretas.

”Untuk pengamanan secara nasional dilakukan dengan melakukan monitoring terhadap traffic yang ada. Jika ada anomali maka kita akan lakukan sharing dengan pihak terkait,” jelasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyoroti kinerja BSSN yang sudah dibentuk pemerintah sejak tahun lalu. Itu menyusul ancaman hacker terhadap situs infopemilu.kpu.go.id, yang menampilkan rekapitulasi hasil perhitungan Pilkada Serentak 2018.

Politikus Gerindra itupun mendesak BSSN yang telah membentuk Crisis Center Siaga 24 jam untuk bekerja maksimal bersama dengan Direktorat Siber Bareskrim Polri, dan Tim IT KPU dalam menangani dan mencegah serangan peretas tersebut. Terlebih, serangan siber itu juga disebut merupakan ancaman awal nasional. (ydh)

Mabes Polri Lacak Hacker KPU

- Tim Siber Mabes Polri, BSSN, dan Kominfo bersinergi memburu peretas situs KPU

- Tim memperkuat firewall sekaligus melacak peretas

- Masih dalam penyelidikan

- Indikasi ada tindakan pidana

- Motif tindakan peretas belum bisa diketahui

- Tidak memengaruhi hasil penghitungan suara pilkada serentak

- Tim Polri belum bisa mengungkap indentitas pelaku

- Termasuk asal usul peretas

- Tengah didalami


TOPIK BERITA TERKAIT: #peretas-sukses-lumpuhkan-situs-kpu 

Berita Terkait

KPU: Serangan Hecker Masif

News in Depth

Amatiran, Situs KPU Mudah Bobol

News in Depth

Polisi Enggan Beber Identitas Hacker

News in Depth

Hacker Jatuhkan Integritas KPU

News in Depth

Keamanan Data Pilpres dan Pileg Dalam Bahaya

News in Depth

IKLAN