Jumat, 20 Juli 2018 08:07 WIB
BJB JULI V 2

Jakarta Raya

Fasilitas Transjakarta Banyak Rusak

Redaktur:

HANCUR - Atap pada Jempatan Penyeberangan Orang (JPO) Halte Transjakarta tampak rusak parah. Kondisi ini membuat pengguna angkutan masal berbasis bus itu menjadi tidak nyaman, terlebih saat kondisi cuaca hujan dan panas. ISMAIL POHAN/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Fasilitas Transjakarta banyak yang rusak. Padahal, angkutan massal kebanggan warga ibu kota itu diharapkan menjadi sarana transportasi masyarakat, dan juga wisatawan domestik serta mancanegara saat hendak menyaksikan pertandingan di event Asian Games yang segera digelar di Jakarta. Beberapa lokasi yang mengalami kerusakan, di antaranya Jempatan Penyeberangan Orang (JPO) Halte Transjakarta, Jalan Gunung Sahari, Mangga Dua. Kemudian juga ada gate halte Transjakarta di depan gedung Departemen Kesehatan (Depkes), Jakarta Selatan.

“Pada prinsipnya semua fasilitas harus disiapkan. Jangan sampai Pemprov DKI kalah dengan Palembang, mereka sudah rapi semua. Kan malu, kalau belum siap,” sindir anggota DPRD DKI Jakarta Muhammad Guntur pada INDOPOS, Rabu (10/7).

Guntur mengatakan, setiap kerusakan di fasilitas umum seperti JPO yang menghubungkan ke halte Transjakarta harus segera diperbaiki. Apalagi, menurutnya Pemprov telah menyiapkan anggaran yang tidak sedikit.

“Asian Games ini hajatan nasional, dan Jakarta sebagai ibu kota harus punya harga diri, dengan menyiapkan fasilitas umum yang memadai. Apalagi ribuan atlet dan suporter dari berbagai negara hadir di Jakarta. Belum lagi para penonton dari negara-negara peserta Asian Games yang juga datang untuk menyaksikan sekaligus menjadi turis,” katanya.

Dikatakan Guntur, bus Transjakarta harus menunjukkan kualitasnya sebagai moda transportasi massal di Jakarta. Menurutnya, pemda tidak berleha-leha atas kerusakan atap JPO yang menghubungkan ke halte Tranjakarta. apalagi waktu penyelenggaraan Asian Games tinggal satu bulan lagi.

“Jangan anggap remeh kerusakan atap JPO yang menghubungkan halte Transjakarta. Harus sesegera mungkin dibenahi. Kalau tidak dibenahi juga, jajaran direksi PT Transjakarta lebih baik mengundurkan diri saja, sebelum dipecat,” tegasnya.

Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi juga mengkritik persiapan Asian Games, khususnya sarana transportasi umum Transjakarta. Pras, sapaan akrab Prasetio, menilai Jakarta masih kurang mempromosikan Asian Games. “Harusnya bus-bus Transjakarta dihias dengan unik sehingga menarik perhatian masyarakat dan mendatangkan minat untuk naik Transjakarta,” jelasnya.

Hal sama diungkapkan pengamat perkotaan Yayat Supriyatna. Ia mengatakan, PT Transjakarta harus bekerja sama dengan dinas terkait untuk segera membenahi kerusakan atap JPO yang menghubungkan halte Transjakarta. Selanjutnya, keduanya segera melakukan pendataan terhadap JPO yang mengalami kerusakan.

“ Laporkan juga bagaimana kebersihan, kerapihan dan apakah sudah bebas PKL atau tidak?” ujar Yayat Supriyatna.

Selanjutnya, menurut Yayat JPO yang berdekatan venue pun harus diperhatikan. Pasalnya, penataan harus dilakukan lebih awal, sehingga tidak menganggu pelaksanaan Asian Games. “Sekarang kan anggaran sudah ditetapkan. Apakah ada alokasi untuk perbaikan JPO. Kalau tidak ada anggarannya percuma saja,” katanya.

Masih ujar Yayat, anggaran yang berasal dari pihak ketiga akan bersentuhan dengan hukum yang tidak bisa dilanggar. “Kalau JPO banyak yang rusak, tapi anggaran tidak ada. Ya sudah enggak usah diapa-apain,” ucapnya.

Dari pantuan di lapangan beberapa JPO yang menghubungkan halte Transjakarta mengalami kerusakan. Bebebrapa titik JPO tersebut berada di halte TransJakarta Mangga Dua, Jalan Gunung Sahari.

Namun sayang, ketika dikonfirmasi terkait koordinasi dengan dinas terkait atas kerusakan JPO tersebut melalui pesan singkat, Humas PT Transjakarta Wibowo tidak memberikan tanggapan.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan menambah transportasi umum Transjakarta untuk mendukung pesta olahraga Asian Games 2018. Bus-bus itu akan memfasilitasi masyarakat yang hendak menonton langsung setiap pertandingan yang digelar di Jakarta.

 “Ada 1.500 bus Transjakarta yang akan disiapkan untuk mendukung Asian Games, baik digunakan untuk transportasi para atlet, ofisial, jurnalis, dan juga masyarakat yang akan mendatangi venue-venue,” ucap Anies.

Anies Baswedan menjelaskan, penyediaan tambahan bus sebagai ajakan kepada masyarakat untuk senantiasa menggunakan transportasi publik. “Termasuk ketika ingin menonton setiap pertandingan Asian Games 2018. Dia mengingatkan,” tandasnya. (nas)


TOPIK BERITA TERKAIT: #transjakarta #asian-games-2018 

Berita Terkait

IKLAN