Minggu, 23 September 2018 03:36 WIB
pmk

Total Sport

Zohri Terlahir dari Keluarga Miskin

Redaktur:

Lalu Muhammad Zohri ternyata lahir dari keluarga serba kekurangan.

INDOPOS.CO.ID - Sosok Lalu Muhammad Zohri mendadak jadi perbincangan masyarakat Indonesia. Atlet asal Dusun Karang Pangsor, Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara ini, baru menjadi juara kejuaraan dunia Junior Athletic di Finlandia.

Zohri panggilan akrabnya, sukses meraih medali emas setelah berhasil menaklukkan pelari asal berbagai negara.

Meski begitu, kehidupan keluarga Zohri masih memprihatinkan. Dibutuhkan perhatian pemerintah guna membantu keluarga Zohri. “Zohri kalau pulang tidur di rumah bedeng peninggalan orang tua kami. Kami sudah usulkan bantuan program rumah kumuh dari pemerintah Lombok Utara, namun belum ada kabar sampai saat ini,” kata Ma’rif, kakak Lalu Muhammad Zohri Dihubungi INDOPOS, Kamis (12/7).

Zohri kelahiran 1 Juli 2000, merupakan anak ketiga dari pasangan Saeriah dan Lalu Ahmad. Kedua orang tuanya sudah meninggal dunia. Semasa hidup, orang tua Zohri, Lalu Ahmad, bekerja sebagai nelayan dengan pekerjaan sampingan sebagai buruh tani untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Sedangkan ibunda Zohri, meninggal saat Zohri duduk di bangku SD.

Ayahnya menyusul menghadap Sang Pencipta hampir setahun lalu. Kala itu Zohri sedang di luar daerah melakukan persiapan menghadapi salah satu kejuaraan bergengsi. Namun terpaksa pulang untuk melihat orang tuanya terakhir kali.

“Semasa hidup, orang tua kami sangat mensupport Zohri untuk terus mengukir prestasinya. Alhamdulillah amanat itu dijalankan dan sekarang telah mengharumkan nama Indonesia. Kami sangat bersyukur,” ungkapnya.

Ia menceritakan, saat pertama kali ditawari mengikuti kejuaraan, Zohri sempat menolak. Beragam alasannya. Salah satunya persoalan biaya yang dikhawatirkan. Namun, dengan support orang tua yang mengharapkan Zohri tetap ikut, akhirnya membangun semangatnya menerima tawaran itu.

Lalu Muhammad Zohri mengenyam pendidikan SDN 2 Pemenang Barat, dan melanjutkan di SMPN 1 Pemenang. Belum tuntas menjalankan studi di SMP itu, Zohri mendapat tawaran untuk ikut dalam kejuaraan. Ia dianggap berpotensi dan berhasil hingga beberapa kali menoreh prestasi. “Dulu saat SMP, Zohri terbilang siswa yang malas. Beberapa kali dijemput ke rumah untuk bisa sekolah oleh gurunya, dan bahkan pernah tidak naik kelas satu kali,” kata sang kakak.

                                                      inilah rumah tinggal Zohri

Dengan prestasi yang ditoreh Zohri saat ini, Ma’rif pun berpesan agar tetap mempertahankannya demi mengharumkan nama bangsa Indonesia. Namun Zohri juga diingatkan tetap memperhatikan masa depannya.

Ma’rif juga sangat berharap pemerintah memberikan perhatian atas prestasi adiknya. Sebagai kakak, ia berharap Zohri tidak menikah dengan waktu yang cepat saat ini. Karena dinilainya perjalanan Johri masih panjang untuk mengharumkan nama Indonesia.

“Saya sering komunikasi dengan Zohri, saling menanyakan kabar. Meskipun dalam keadaan sibuk ia menyempatkan diri untuk menghubungi kelurganya di Lombok Utara," tutupnya. (bam)


TOPIK BERITA TERKAIT: #atletik100meter #lalu-muhammad-zohri #manusia-tercepat 

Berita Terkait

IKLAN