Minggu, 18 November 2018 09:35 WIB
pmk

Indobisnis

Shell Dukung Efisiensi Bisnis UKM di Indonesia

Redaktur: Ali Rahman

Kiri ke kanan: Zain Hak, General Manager, Asia Shell Fleet Solutions, Wahyu Indrawanto, Direktur Retail PT Shell Indonesia, dan Thomas Wahyudi, SVP Transaction Banking Retail Sales PT Bank Mandiri Tbk tengah memperlihatkan representasi Shell Fleet Card Prabayar.

INDOPOS.CO.ID - PT. Shell Indonesia mendukung efisiensi bisnis usaha kecil menengah (UKM) di Indonesia. Itu dilakukan dengan menggandeng PT Bank Mandiri Tbk (Persero) melalui anak usahanya yang bergerak di bidang pengembangan e-cash.

Kali ini, untuk menambah kenyamanan konsumen korporasinya dengan meluncurkan produk Fleet Card prabayar. Calon pelanggan Fleet Card prabayar cukup mengaktifkan akun e-cash di smartphone dan bisa mendaftarkan diri sebagai pemegang kartu Fleet Card prabayar.

Direktur Retail PT Shell Indonesia, Wahyu Indrawanto menjelaskan, produk ini menawarkan berbagai kemudahan seperti sistem pembayaran non-tunai (cashless) yang dapat diterima di lebih dari 80 SPBU Shell di Jabodetabek dan Bandung.

Melalui sistem ini, pembelian bahan bakar dapat dilakukan baik dengan sistem prabayar maupun pascabayar, dimana perusahaan akan mendapatkan laporan secara harian dan bulanan dari laporan yang dikirimkan. Hal ini menjadi solusi dalam meminimalisasi terjadinya penyalahgunaan biaya bahan bakar.

"Dari segi keamanan transaksi, Fleet Card juga aman karena dilengkapi dengan chip dan PIN yang memenuhi standar industri dunia perbankan," ujarnya kepada INDOPOS melalui pesan tertulis, Jumat (13/7).

Harapannya, sistem ini dapat meningkatkan efisiensi biaya operasional perusahaan. Dengan sistem pembatasan dan report yang terus ter-update, perusahaan dapat memantau dan mengurangi penyalahgunaan pembelian bahan bakar. Berdasarkan data yang dihimpun dari konsumen, penggunaan Fleet Card dapat menekan biaya pengeluaran bahan bakar.

Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan PT. Bank Mandiri Persero, Hery Gunardi mengatakan, di tahun 2016, Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia, usaha mikro kecil dan menengah menyumbang 60,84 persen dalam pembentukan produk domestik bruto (PDB) nasional.

Di Indonesia, ada lebih dari 60 juta UMKM yang bergerak di berbagai sektor. UMKM juga menyerap 97 persen dari angkatan kerja nasional. Karena itu, tidak heran, dalam lima tahun ke depan, UMKM diprediksi akan terus tumbuh sejalan dengan semangat wirausaha dan pertumbuhan e-commerce.

"Kami yakin Shell Fleet Card prabayar dapat membantu pengelolaan bisnis dan UKM di Indonesia menjadi lebih efisien," sebut Hery.

Pastinya, Shell berkomitmen untuk ikut serta mengembangkan UKM di Indonesia. Shell Fleet Card bukan hal yang baru diterapkan pada bisnis internasional. Secara global, Shell Fleet Card telah melayani 1,65 juta konsumen di 34 negara. (dai)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #shell-indonesia #bank-mandiri #wahyu-indrawanto #hery-gunardi #pengembangan-e-cash 

Berita Terkait

IKLAN