Minggu, 18 November 2018 07:04 WIB
pmk

Hukum

Kader Di OTT KPK, Golkar Siap Beri Sanksi

Redaktur: Redjo Prahananda

Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily. Foto : Dok. INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Partai Golkar menyatakan menghormati proses hukum terhadap Wakil Ketua Komisi VII DPR, Eni Maulani Saragih yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Jumat (13/7).

Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily menuturkan, saat ini pihaknya masih terus memantau proses hukum yang terus berjalan. Hingga saat ini ia mengaku belum menerima kabar terbaru.

"Pada prinsipnya Partai Golkar sangat menghargai dan menghormati proses hukum dan kepada siapapun kader yang melakukan tindakan melawan hukum, tentu harus diberikan hukuman yang seharusnya," tutur Ace di Bilangan Cikini Jakarta, Sabtu (14/7).

Politikus Senayan ini menegaskan, bila Eni telah terbukti melanggar hukum, partai yang dinakhodai Airlangga Hartarto itu akan segera memberikan pernyataan sikapnya.

Adapun sekarang ini, menurut Ace, partainya belum bisa bersikap. "kami masih mendalami kasus apa yang dialami oleh yang bersangkutan (Eni) dan kita menunggu keterangan resmi dari KPK. Baru nanti kami akan menyatakan sikap," jelasnya.

Sejauh ini KPK mengamankan sembilan orang, yang terdiri dari unsur anggota DPR-RI, staf ahli, supir dan pihak swasta.

Diduga OTT ini terkait dengan tugas di Komisi VII DPR-RI yang membudangi energi. (jaa)


TOPIK BERITA TERKAIT: #ott-kpk #anggota-dpr #eni-maulani-saragih 

Berita Terkait

KPK Periksa Idrus Marham

Headline

Kasus Suap Bupati Cirebon, KPK Sita Duit Rp 97 juta

Nasional

KPK Tak Lelah Jebloskan Pejabat-Pejabat Daerah

Nasional

Bupati Cirebon Diduga Terima Suap Rp 6,4 M

Nasional

KPK Dalami Aliran Suap Meikarta

Headline

IKLAN