Jumat, 16 November 2018 12:09 WIB
pmk

Hukum

KPK Tetapkan 2 Tersangka di Kasus Korupsi PLTU Riau

Redaktur: Redjo Prahananda

Foto : Istimewa

INDOPOS.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan status tersangka kepada dua orang atas kasus tindak pindana korupsi kasus korupsi PLTU di Riau.

Dalam kasus ini KPK sudah memeriksa 13 orang saksi untuk memberikan keterangan. Wakil Ketua KPK, Basaria Pandjaitan menjelaskan, lembaga antirasuah ini meningkatkan penangan perkara dari penyeledikan ke tahap penyidikan.

“Kami sudah menetapkan 2 orang sebagai tersangka,” kata Basaria Panjaitan konferensi pers di Gedung KPK, Sabtu (14/7). KPK mentapkan EMS (Eni Maulani Saragih), Johanes Budisutrisno Kotjo (JBK) sebagai tersangka,” lanjut Basaria. (14/7).

Basaria mengatakan, kasus ini terkait dengan proyek PLTU Riau 1. PLTU ini memiliki daya 35.000 megawatt. Dari OTT di Riau, KPK mengamankan barang bukti berupa 500 juta.

Barang bukti berupa uang itu merupakan fee untuk memperlancar proyek dan sebuah dokumen terkait pemberian fee. “500 juta itu merupakan 2,5% dari nilai proyek,” kata Basaria

“KPK menetapkan JBK sebagai pemberi dan EMS sebagai penerima, Total pemberian JBK sebesar 4,8M, “ tegas Basaria

Dana 4,8 miliar tersebut ‘datang’ secara bertahap, masing-masing pada Desember 2017 ,dan Maret 2018 masing-masing Rp 2 miliiar. Kemudian, Juni dan Juli masing-masing Rp 300 juta dan 500juta

“KPK terus menyelidik dan mencari, apakah ada pihak-pihak lain terkait dalam kasus ini,” kata Basaria menambahkan.(rej)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kpk #kasus-korupsi-pltu-riau 

Berita Terkait

IKLAN