Rabu, 14 November 2018 07:12 WIB
pmk

Hukum

Kasus Suap PLTU, KPK Periksa Rumah Dirut PLN Sofyan Basir

Redaktur: Redjo Prahananda

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah

INDOPOS.CO.ID - KPK kembali melakukan penggeledahan di Rumah Dirut PLN, Sofyan Basir menyusul dugaan korupsi kasus korupsi suap pembangunan PLTU Riau-1.

Penggeledahan ini untuk mencari bukti perkara dengan tersangka Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Eni Maulani Saragih. KPK mulai bergerak mencari alat bukti di Rumah Sofyan sejak Minggu, (15/7) pagi hari tadi.

Rumah Sofyan terletak di bilangan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat. Juru Bicara KPK, Febri Diansyah membenarkan penggeledahan di Rumah Sofyan, Minggu hari ini.

"Benar, kami melakukan penggeledahan di rumah Dirut PLN sejak pagi ini oleh tim penyidik KPK, penyidikan ini untuk menggali bukti bukti kasus suap terkait proyek PLTU Riau-1," ujar Febri, Minggu, (15/7).

"Sampai saat ini tim masih berada di lokasi,” kata Febri. Namun demikian, Febri belum bersedia mengungkap temuan-temuan KPK di rumah Sofyan. “Penggeledahan di lokasi tertentu untuk mencari bukti kasus suap PLTU Riau-1," ujar Febri.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI dari Fraksi Golkar Eni Maulani Saragih sebagai tersangka.

Eni berperan sebagai penerima suap danJohannes Kotjo selaku pemberi suap yang sekaligus pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited. Sabtu (15/7) kemarin.

(cr-1)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kpk #kasus-suap-pltu #sofyan-basir 

Berita Terkait

IKLAN