Rabu, 21 November 2018 11:12 WIB
pmk

Internasional

Trump Sebut Uni Eropa Musuh Perdagangan

Redaktur:

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

INDOPOS.CO.ID - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut Uni Eropa sebagai musuh AS dalam sebuah wawancara yang ditayangkan Minggu di Face Nation CBS News. Dilansir Time pada Minggu, (15/7), Trump mengatakan, Amerika memiliki banyak musuh. Uni Eropa, adalah musuh dalam bidang perdagangan.

Trump juga mengatakan, Rusia adalah musuh dalam hal tertentu sementara Tiongkok adalah musuh ekonomi. “Tentu saja mereka musuh. Tetapi itu tidak berarti mereka buruk," kata Trump.

Hal itu hanya menunjukkan kalau mereka itu pesaing. Mereka ingin menjadi pesaing yang baik.

Komentar Trump muncul setelah pertemuan puncak NATO yang menegangkan di Brussels. Di mana Trump membuat banyak pernyataan yang menentang sekutu AS, menunjukkan bahwa negara-negara NATO lainnya tidak cukup berkontribusi terhadap pembelanjaan pertahanan.

Administrasi Trump baru-baru ini memberlakukan tarif yang melonjak pada sejumlah barang yang mempengaruhi Uni Eropa dan sekutu AS lainnya seperti Kanada, yaitu tarif baja 25 persen dan tarif aluminium 10 persen yang mulai berlaku pada bulan Juni.

Trump juga melakukan kunjungan resmi pertamanya ke Inggris, membuat komentar kontroversial tentang strategi Perdana Menteri Theresa May dalam negosiasi Brexit. Ia mengatakan, dia harus menuntut Uni Eropa.

Penanganan Brexit, ujar Trump, akan memungkinkan membunuh peluang Amerika Serikat dan Inggris untuk membuat kesepakatan perdagangan. Usai dari Inggris, Trump akan mengunjungi Helsinki, Finlandia untuk melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. (JPC)


TOPIK BERITA TERKAIT: #donald-trump #uni-eropa 

Berita Terkait

PM Ingris Ditinggal Empat Menterinya

Internasional

Trump Kalah di Parlemen Dorong Penguatan Rupiah

Internasional

Hadang Imigran Gelap, Trump Kirim Tentara

Internasional

Trump Batalkan Perjanjian Nuklir, Rusia Siap Perang Dunia

Internasional

Trump Ejek Artis Porno Si Muka Kuda

Internasional

IKLAN