Jumat, 14 Desember 2018 04:05 WIB

Hukum

KPK Sita Dokumen dan CCTV dari Rumah Dirut PLN

Redaktur:

Juru bicara KPK, Febri Diansyah.

INDOPOS.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan penggeledahan di rumah Dirut PLN, Sofyan Basir, Minggu (15/7) malam.

Juru bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, pihaknya telah menyita beberapa dokumen, yang diduga terkait dengan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dan barang elektronik (CCTV).

"Saya dapat juga dari tim penyidik yang telah selesai melakukan penggeledahan di rumah Dirut PLN, ada beberapa dokumen juga yang diduga terkait PLTU kemudian barang bukti elektronik termasuk CCTV," ujar Febri di gedung KPK, Jakarta, Minggu (15/7) malam kemarin.

“Kami akan mempelajari lebih lanjut bukti-bukti yang sudah disita oleh penyidik dirumah Dirut PLN dan kami akan mengklarifikasi bukti-bukti yang telah ditemukan dengan memanggil saksi-saksi.”ujarnya

Febri menambahkan, dalam penggeledahan yang dilakukan di sejumlah tempat kemarin, KPK pada dasarnya mencari bukti-bukti yang berkaitan dengan dugaan aliran dana suap yang diterima oleh Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1 di Provinsi Riau. (15/7)

Lokasi penggeledahan di antaranya, kediaman Eni Maulani Saragih, rumah, kantor, dan apartemen Johanes B Kotjo yang sekaligus bos dari Apac Group. (cr-1)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #korupsipln #korupsiproyekpltu #kpk 

Berita Terkait

Kada Bisa Tiap Pekan Di-OTT

Headline

Komitmen Bangun Pendidikan Antikorupsi

Nasional

Novel Desak Presiden Bentuk TGPF

Headline

Menristekdikti Apresiasi Pendidikan Antikorupsi

Nasional

IKLAN