Rabu, 21 November 2018 05:11 WIB
pmk

Banten Raya

Akses Jalan Ditutup,Warga Rangkasbitung Protes PT KAI

Redaktur: Ali Rahman

Mediasi antara warga Rangkasbitung dengan PT KAI.

INDOPOS.CO.ID- Sejumlah warga Kampung Pasir Sukarayat RW 07 dan RW 15, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, memprotes kebijakan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daops I yang akan menutup akses jalan yang selama ini digunakan oleh masyarakat sejak puluhan tahun lalu dari pasar Rangkasbitung ke Pasir Sukarakat yang melintasi lahan milik PT KAI.

Padahal, warga sudah melayangkan surat permohonan kepada PT KAI untuk meminta kebijakan dari perusahaan plat merah tersebut untuk  memberikan lahannya guna akses jalan selebar 5 meter bagi akses jalan.

“Kami hanya minta kebijakan dari PT KAI untuk menggunakan lahan mereka guna kepentingan publik bukan untuk pribadi.lagian jalan itu selama ini sudah digunakan oleh masyarakat sejak turun temurun,” terang Maryanto Iksak, salah seorang tokoh masyataiat setempat kepada INDOPOS, Senin (16/7)

Dalam mediasi antara warga dengan PT KAI yang didampingi aparat TNI, dan tokoh masyarakat, terkait rencana pemagaran lahan yang akan dilaksanakan oleh PT KAI tanggal 22 Juli 2018 mendatang itu dapat ditunda sebelum tuntutan warga terealisasi. ”Kami minta PT KAI menunda dulu rencana pemagaran akses jalan yang selama ini digunakan oleh warga,” cetusnya.

Murdani perwakilan dari PT KAI dalam mediasi yang diselenggarakan di salah satu warung kopi itu tetap bersikukuh, bahwa pihak PT KAI hanya akan memberikan akses jalan selebar 1,5 meter dari patok yang sudah ditentukan oleh PT KAI. "Kami belum mengetahui adanya surat kedua yang dilayangkan oleh warga kepada PT KAI,” kilahnya.

Sejumlah warga curiga, jika proyek tersebut tetap dilaksanakan, dan hanya memeberikan akses jalan selebar 1,5 meter, kemungkinan besar nantinya tidak akan ada akses jalan bagi warga, karena jarak tersebut akan berbatasan langsung dengan taman yang telah dibuat oleh Pemkab Lebak sebelumnya.”Ini hanya akal-akalan PT KAI untuk mengecoh warga,” ungkap Udin, seorang warga Kampung Pasir Sukarakyat. (yas)


TOPIK BERITA TERKAIT: #akses-jalan-ditutup #pt-kai-daops-i #rangkasbitung #banten #pasir-sukarakat #kai 

Berita Terkait

Produksi Padi Banten Tak Capai Target

Banten Raya

BPS Klaim Angka Pengangguran Banten Turun

Banten Raya

Jokowi Blusukan Pakai Motor Custom

Headline

IKLAN