Jumat, 16 November 2018 04:59 WIB
pmk

Total Football

Tak Bisa Jauh-Jauh dari Tiongkok, Paulinho Balik Kucing ke Guangzhou Evergrande

Redaktur:

Fabrice COFFRINI/AFP PHOTO

INDOPOS.CO.ID - Liga Super Tiongkok (CSL) bak tempat “penghapusan dosa” bagi Paulinho. Tiga musim lalu di saat karirnya meredup bersama Tottenham Hotspur, dua musim di Guangzhou Evergrande yang mengembalikannya ke liga elite Eropa dengan Barcelona. Nah begitu karirnya di El Barca lagi-lagi meredup, apakah balik ke Evegrande solusinya?

Selasa WIB (17/7) sambutan hangat didapat Paulinho ketika menjejakkan kakinya lagi di Guangzhou Airport, Guangzhou. Bagi Paulinho, itu seperti deja vu-nya 30 Juni 2015 silam, saat dia direkrut Guangzhou Evergrande dengan transfer fee sebesar EUR 14 juta (Rp 235,6 miliar), dari Tottenham Hotspur.

Bedanya, Evergrande tak perlu merogoh uang besar untuk memulangkannya lagi. Sebab, Paulinho balik kucing ke Evergrande ini dengan status sebagai pemain pinjaman dari Barcelona yang memboyongnya dari Tianhe Stadium -kandang Evergrande musim panas tahun lalu. ''Saya akan tularkan pengalaman saya selama kepergian saya kemarin bagi klub, fans, dan CSL,'' ucap Paulinho, dikutip situs resmi Evergrande.

Paulinho balik ke Evergrande dengan pengalaman main di La Liga dan Liga Champions. Selain itu, sebagai gelandang timnas Brasil, dia juga membawa pengalamannya selama bermain di Piala Dunia 2018 bersama Canarinha -julukan timnas Brasil. ''Saya sudah paham dengan apa yang pernah saya rasakan di sini (Guangzhou), itulah kenapa saya memilih kembali ke sini lagi (CSL),'' tutur gelandang kelahiran Sao Paulo, 29 tahun lalu itu.

Dia akan berada di Guangzhou untuk jangka waktu semusim ke depan. Di bawah arahan Fabio Cannavaro, Paulinho jadi pemain Brasil keempat di Evergrande. Di lini tengah, dia bakal berkolaborasi dengan sesama pemain Brasil pinjaman dari klub Eropa, Talisca. Dia jadi pemain Evergrande dengan status sebagai pemain pinjaman dari Benfica.

Selain itu, di CSL dia juga bakal bereuni dengan mantan rekan setimnya di Barca, Javier Mascherano. Gelandang yang akrab disapa Masche tersebut sudah meninggalkan Camp Nou di musim dingin lalu. Mascherano bermain untuk klub Hebei China Fortune, klub papan tengah di CSL.

Begitu pula dengan Renato Augusto, rekan setimnya di timnas Brasil. Renato bermain di klub Beijing Guoan. Bedanya, posisi Renato bersama Guoan lebih bagus di papan klasemennya CSL. Guoan masih berada di peringkat ketiga, sementara Evergrande tercecer di peringkat yang kelima dengan selisih empat poin.

Dilansir situs China, bukan uang besar yang dicari Paulinho dengan kembali ke CSL. Di saat kepindahannya dia disebut-sebut akan menerima bayaran mencapai EUR 50 juta (Rp 841,7 miliar) per tahun, atau EUR 10 juta (Rp 168,3 miliar) lebih tinggi dari bayaran yang didapatkan di Barca dalam jangka waktu yang sama.

Paulinho berkelakar, masa peminjamannya ini, dia ingin memaksimalkan kemampuan di Evergrande. ''Apalagi kini CSL sudah makin meningkat grade-nya,'' imbuh Paulinho. Di pekan ke-11 dan masih ada 19 pekan ke depan, Evergrande tertinggal lima angka dari Shanghai SIPG. Dan, Cannavaro yakin sentuhan Paulinho akan berpengaruh bagi timnya.

''Semua sudah tahu kualitasnya (di Barca dan Brasil), saya ingin dia menunjukkanya dan membantu kami,'' harap Cannavaro. Di Barca musim lalu, Paulinho main 34 kali di La Liga dan 14 di antaranya hanya jadi pemain pengganti. Dia kalah bersaing dengan Ousmane Dembele, di posisi gelandang pun dia bisa makin tertekan di Barca seiring dengan kedatangan Arthur. Maka, pindah ke Evergrande sudah jadi solusi terbaik baginya. (ren)


TOPIK BERITA TERKAIT: #liga-super-tiongkok 

Berita Terkait

IKLAN