Sabtu, 22 September 2018 02:52 WIB
pmk

Nusantara

Menteri Agama Berangkatkan 450 CJH

Redaktur:

SELFIE-Salah seorang jemaah haji swafoto sebelum naik ke pesawat di Bandara Adi Soemarmo,Boyolali,Selasa (17/7).Arief Budiman Radar Solo

INDOPOS.CO.ID - Sebanyak 450 calon jamaah haji (CJH) yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 1 diberangkatkan oleh Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin dari Embarkasi Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) di Sukolilo, Selasa (17/7). Satu per satu jamaah diberangkatkan menuju terminal keberangkatan Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo.

Pemberangkatan pada kloter 1, merupakan CJH dari Kabupaten Situbondo. Para CJH diberangkatkan dari Asrama Haji tepat pada pukul 08.00 WIB, "Saya pada kali ini mengucapkan banyak rasa syukur keberangkatan CJH kloter 1 di sejumlah embarkasi berlangsung dengan lancar dan seluruh proses persiapan sesuai dengan rencana dan harapan," ungkap Lukman, Selasa (17/7).

Dari 450 peserta tersebut lima di antaranya adalah panitia haji yang bertugas di lapangan memandu CJH di tanah suci. Selain itu, kloter 2 dari Kabupaten Bondowoso sebanyak 450 CJH juga diberangkatkan. Sedangkan CJH asal Banyuwangi akan berangkat pada Rabu, (18/7) yang ikut dalam kloter 3.

Total CJH pada kloter 1 dan 2 yang diberangkatkan kemarin riciannya 438 jamaah pria, dan 447 jamaah perempuan beserta 10 orang petugas pemandu dan masing-masing kloter terdapat lima petugas pemandu. Kemenag mengimbau kepada para seluruh CJH  yang telah berangkat mau pun yang akan berangkat, untuk tetap menjaga kesehatan dan stamina. Oleh karena itu, harus diimbangi dengan istirahat yang cukup dan mengkonsumsi makanan sehat.

"Karena haji adalah ibadah yang sangat memerlukan ketahanan fisik, kebugaran, jasmani, kesehatan, saya harap para CJH pandai-pandai lah menempatkan diri dan berlaku hidup sehat," jelas Lukman. Selain itu, ia juga berharap para CJH mematuhi aturan-aturan yang sudah menjadi ketentuan dalam beribadah haji, mulai dari pedoman haji, tata cara ibadah, dan masih banyak lainnya yang sudah ditetapkan oleh aturan agama. "Saya rasa para CJH sudah memahami panduan manasik haji itu seperti apa, di sana juga ada pemandunya agar yang kurang paham bisa dijelaskan ulang," imbuhnya.

Suasana semakin terasa sakral dalam pemberangkatan CJH ketika Kemenag, Kepala Kanwil Kemenag Jatim dan perwakilan Pemprov Jatim melepas keberangkatan ratusan CJH kloter 1 dengan diiringi lantunan talbiyah. "Dengan memohon ridho dari Allah, kami lepas bersama jamaah haji kloter 1 asal Situbondo dari Asrama Haji Surabaya, Bismillahirrohmanirrohim," ucap Lukman Hakim Saifuddin saat melepas CJH, diiringi lantunan talbiyah.

Terkait sistem yang error saat proses perekaman biometri, Lukman Hakim menjelaskan, hal tersebut tidak terlalu mengganggu proses pelaksanaan ibadah haji karena dapat segera diatasi dengan cepat. "Kemarin hanya error sejenak, mungkin dikarenakan koneksi jaringan, namun sudah kami atasi segera. Saya memastikan adanya proses biometrik ini tidak membuat jamaah antre lama di Madinah," imbuhnya.

Setelah pemberangkatan CJH kloter 1, jamaah kloter 2 bersiap-siap untuk berangkat ke tanah suci. Namun sebelum berangkat, panitia AHES melakukan pengecekan ulang barang bawaan yang dibawa jamaah. Saat satu per satu barang bawaan diperiksa menggunakan X-ray. Dari hasil pemeriksaan, ternyata ada beberapa jamaah yang membawa barang bawaan tidak sesuai dengan ketentuannya.

Menurut Humas Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya Isnawati, barang yang disita petugas berasal dari puluhan CJH kloter 1 asal Situbondo dan kloter 2 asal Bondowoso. Di antaranya berupa batu kerikil, paku, tang, pisau, dan sejenisnya.

"Jauh hari kami sudah sosialisasi agar jamaah haji tidak membawa barang-barang yang memang tidak dibenarkan untuk dibawa ke Arab Saudi. Namun sebagian jamaah tidak mengindahkan imbauan tersebut," tutur Isnawati.

Pemberangkatan CJH perdana asal Jatim yang terbagi dalam 3 kloter tersebut berjumlah 1.350 CJH dengan rincian 450 jamaah per kloter. "Total jamaah haji asal Jatim yang berangkat ke tanah suci berjumlah 37.055CJH," pungkas Isnawati. (no)


TOPIK BERITA TERKAIT: #haji #kemenag 

Berita Terkait

Menag Jamin PTSP tanpa Pungli

Banten Raya

Dirjen Bimas Islam: Peran Ulama Menjaga Keutuhan Umat

Nasional

Kuota Haji Penuh hingga 2043

Nusantara

PPIH Banyak Terima Titipan Uang dan Barang

Headline

Masih Ditemukan Sejumlah Persoalan

News in Depth

IKLAN