Selasa, 13 November 2018 02:21 WIB
pmk

Nusantara

Ringkih, Bangunan Sekolah Bergoyang

Redaktur:

MENGKHAWATIRKAN- Kondisi SDN 1 Guntung Paikat, kemarin. Keramiknya banyak pecah, karena bangunannya bergoyang. FOTO: SUTRISNO

INDOPOS.CO.ID - Di saat anak-anak lain sedang bergembira, karena dapat kembali bersekolah. Sebagian siswa SDN 1 Guntung Paikat justru merasa was-was. Lantaran kondisi bangunan tempat mereka menimba ilmu cukup memprihatinkan.

Dua dari empat bangunan milik sekolah yang beralamat di Jalan Karamunting, Kelurahan Guntung Paikat itu tampak tak kokoh. Jika ada anak-anak yang berlarian, gedung berlantai dua itu pun sedikit bergoyang.

Lantaran selalu bergerak, sejumlah keramik di sekolah tersebut Selasa (17/7) kemarin terlihat retak. Bahkan, ada yang pecah. Meski begitu, pihak sekolah tetap menggunakan bangunan itu sebagai tempat belajar untuk siswa kelas VI dan IV.

Faras, seorang siswa kelas VI E mengaku was-was setiap kali masuk kelas. Sebab, bangunannya yang bergoyang. "Takut runtuh, karena goyang-goyang," katanya. Dia meminta agar sekolah tempatnya menuntut ilmu itu secepatnya diperbaiki. "Mudah-mudahan segera diperbaiki. Supaya, kami bisa tenang belajarnya," pintanya.

Sementara itu, Kepala SDN 1 Guntung Paikat Patmi Herlianita mengungkapkan, meski bergoyang. Mereka terpaksa masih menggunakan dua bangunan tersebut, karena tak punya ruang kelas lagi. "Siswa yang berada di kelas atas kami minta supaya tidak terlalu aktif berlarian, supaya bangunan tidak goyang," ungkapnya.

Dia mengaku sudah mengusulkan perbaikan ke Pemko Banjarbaru sejak tiga tahun yang lalu. Namun, baru satu bangunan yang direalisasikan.  "Sebelumnya dari empat bangunan, ada tiga yang goyang. Sekarang satunya sedang dalam perbaikan," ujarnya.

Dari dua bangunan itu yang paling rawan, kelas di lantai dua. Yaitu, empat ruangan kelas VI dan tiga ruangan kelas IV. "Kami berharap, semua bangunan dapat segera diperbaiki. Sebab, kami takut bangunan akan runtuh," harapnya.

Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani sendiri sudah meninjau kondisi sekolah tersebut. Dia berjanji pihak terkait bakal melakukan penanganan. "Tim teknis saya minta ke sana untuk mengecek kelayakannya dan memastikan apakah bangunan itu aman atau tidak," ucapnya. (ris/by/bin)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kemendikbud 

Berita Terkait

PIP Klaim Pangkas Angka Anak Putus Sekolah

Nasional

Pemerintah Angkat Guru Honorer 35 Tahun Jadi P3K

Nasional

Kepsek Diminta Hadirkan Senyum di Sekolah

Jakarta Raya

Kemendikbud Hidupkan Mata Pelajaran Informatika

Nasional

Kemendikbud Bikin Pameran Sejarah Asian Games

Nasional

IKLAN