Selasa, 25 September 2018 06:17 WIB
pmk

Liga Indonesia

Kalahkan PSMS, Persebaya Seolah Menghapus Kutukan

Redaktur:

Striker Persebaya David da Silva berebut bola dengan Reinaldo Lobo dari PSMS di Gelora Bung Tomo, Surabaya, kemarin (18/7). DIPTA WAHYU/JAWA POS

INDOPOS.CO.ID - Perlahan tapi pasti, Persebaya Surabaya mulai menunjukan performa yang stabil. Semalam, Green Force -julukan Persebaya- menggilas PSMS Medan dua gol tanpa balas di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Gol Irfan Jaya pada menit ke-35 dan David da Silva (90') memastikan kemenangan Persebaya. Itu artinya, Green Force belum terkalahkan dalam tiga laga terakhir. Mereka meraih dua kemenangan dan satu hasil imbang.

Memang, kemenangan ini tak membiat Persebaya beranjak dari papan tengah. Mereka ada di posisi 11 dengan torehan 22 poin dari 15 laga. Tapi, kemenangan ini sangat spesial bagi pelatih Persebaya Angel Alfredo Vera.

Bagi Alfredo, kemenangan ini seolah menghapus kutukan. Dimana pria Argentina itu tak pernah menang ketika bentrok kontra tim yang dibesut pelatih asing. Sebelumnya, Alfredo sudah bertemu delapan tim yang dinahkodai pelatih asing. Hasilnya, tiga kali kalah dan lima kali imbang.

Praktis, hasil manis atas PSMS yang dipegang pelatih asal Inggris Peter Butler jadi kemenangan perdana Alfredo kontra pelatih asing. Meski begitu, Alfredo menilai laga tak berjalan mudah. "20 menit awal agak susah untuk pemain. Pemain mulai tenang dan menemukan ritme saat babak kedua," terang pelatih 45 tahun itu.

Kemenangan tak hanya spesial bagi Alfredo. Winger Irfan Jaya juga menorehkan catatan manis. Sato golnya ke gawang PSMS membuat pemain 22 tahun itu rutin menjebol gawang Ayam Kinantan. Tiga laga, empat gol. Dua gol dicetak saat final Liga 2 musim lalu. Sementara satu gol lainnya dicatatkan di perempat final Piala Presiden 2018.

Sebaliknya, bagi PSMS, kekalahan ini memperburuk catatan away mereka. Total, Ayam Kinantan sudah melakoni tujuh laga away. Hasilnya, selalu kalah. Mereka sudah kebobolan 20 gol dan baru mencetak enam gol. PSMS pun kian terpuruk di posisi bunvitdengan koleksi 15 poin.

Meski begitu, Pelatih PSMS Peter Butler mengaku tak kecewa. "Sebab, saya baru datang di tim hari ini (kemarin). Saya baru bertemu dan belum ada latihan. Apalagi saya masuk saat kondisi anak-anak kurang percaya diri," kata Butler. Hal itu merujuk dipecatnya pelatih sebelumnya, Djadjang Nurdjaman.

Butler juga percaya anak asuhnya memiliki potensi untuk keluar dari zona degradasi. "Walau kalah, permainan anak-anak sudah bagus. Saya yakin dengan tambahan emain baru dan kerja keras kami bisa (keluar zona degradasi)," tambahnya. Penggawa PSMS Abdul Aziz juga berharap banyak dengan datangnya Butler. "Saya percaya hadirnya coach (Butler) bisa mengangkat prestasi tim," tegasnya.

Untuk mengangkat performa tim, Butler siap untuk melakukan perekrutan pemain anyar. Sayang, dia enggan membocorkan siapa pemain buruannya itu. "Yang jelas, dia berkualitas, mementingkan kerjasama tim. Nanti akan jadi kejutan," katanya. (gus/jpg)

Susunan Pemain

Persebaya :
33 Miswar Saputra; 22 Abu Rizal Maulana, 21 Fandry Imbiri, 5 Otavio Dutra,  14 Ruben Sanadi; 96 Muhammad Hidayat, 10 Robertino Pugliara, 8 Oktafianus Fernando; 41 Irfan Jaya, 11 Yohanes Ferinando Pahabol, 17 David da Silva

Pelatih: Angel Alfredo Vera 

PSMS:
20 Abdul Rohim; 3 Firza Andika, 16 Muhamad Roby, 4 Reinaldo Lobo, 98 Fredyan Wahyu; 24 Legimin Raharjo, 8 Abdul Aziz, 53 Erwin Ramdani, 30 Dilshod Sharofetdinov, 17 Antoni Putro Nugroho, 11 Wilfreid Yessoh

Pelatih: Peter Butler


TOPIK BERITA TERKAIT: #persebaya-surabaya #psms-medan 

Berita Terkait

Persebaya Garang di Depan, Rapuh di Belakang

Liga Indonesia

Irfan Jaya Kangen Atmosfer GBT

Liga Indonesia

Jelang Jumpa Persebaya, Mitra Kukar Beri Atensi Bomber Da Silva

Liga Indonesia

PSMS vs Persela, Momen Ayam Kinantan untuk Bangkit

Liga Indonesia

Jamu Persebaya, Mitra Kukar Akan Parkir Arif Suyono

Liga Indonesia

IKLAN