Minggu, 23 September 2018 07:50 WIB
pmk

Hukum

Penyuap Bupati Labuhanbatu Diperiksa KPK

Redaktur: Ali Rahman

Effendy Syahputra, pemilik PT Binivan Konstruksi Abadi tiba gedung KPK, Kamis (19/7), untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Foto: cr-3/INDOPOS.

INDOPOS.CO.ID - Setelah resmi menahan Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali membawa tersangka lainnya, yaitu Effendy Syahputra pemilik PT Binivan Konstruksi Abadi. Effendy tiba gedung KPK sekira pukul 15.50 WIB, Kamis (19/7), untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Effendy sebelumnya sudah ditetapkan sebagai tersangka karena berperan sebagai pemberi suap Bupati Pangonal Harahap. “Siang ini Effendy kami bawa ke KPK untuk dilakukan pemeriksaan," ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat memberikan informasi lewat pesan singkat WhatsApp, Kamis (19/7).

Saat tiba di Gedung KPK dan dimintai keterangan oleh awak media, Effendy enggan untuk berbicara.

Diketahui, Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan Effendy Syahputra dan orang kepercayaan Pangonal, Umar Ritonga. Pangonal dan Umar diduga menerima suap dari Effendy.

Uang yang diberikan Effendy diduga bagian dari komitmen Fee sebesar 3M yang diminta oleh Pangonal. Suap itu diduga terkait proyek pembangunan infrastruktur Dinas PUPR Kabupaten Labuhanbatu. (cr-1)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #kpk #bupati-labuhanbatu #pangonal-harahap #febri-diansyah 

Berita Terkait

IKLAN