Rabu, 26 September 2018 02:07 WIB
pmk

Nasional

Sempat Deg-degan, Alhamdulillah Menang

Redaktur:

APRESIASI-Sejumlah media mendapatkan penghargaan. Termasuk INDOPOS yang diterima oleh Eko Satiya Hushada (kanan). ACT-GLOBAL QURBAN FOR INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Satu lagi apresiasi disabet INDOPOS. Kali ini dinobatkan sebagai media cetak yang produktif memberitakan tentang kegiatan kemanusiaan. Penghargaan posisi ketiga itu didapat dari Aksi Cepat Tanggap (ACT)-Global Qurban pada Humanity Journalism Award 2018 di Menara 165, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (19/7).

Yudha Krastawan, JAKARTA

Suasana tegang sempat mewarnai detik-detik pembacaan pemenang media produktif dalam aksi kemanusiaan. "Keluar sebagai pemenang juara III kategori media cetak terproduktif, koran INDOPOS," sebut MC. Sejurus kemudian, ketegangan jadi cair. Pemimpin Redaksi INDOPOS Eko Satiya Hushada yang hadir tampak terharu. "Sempat deg-degan sih, tapi Alhamdulillah kita menang," ujar Eko.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Presiden Global Qurban Rini Maryani.  Dalam kesempatan itu, General Manager Komunikasi ACT Lukman Azis Kurniawan mengapresiasi seluruh media yang berperan aktif memberitakan aksi-aksi kemanusiaan. Sebab, selama ini telah banyak kegiatan kemanusiaan, termasuk ACT yang diliput oleh berbagai macam media. Setidaknya ada 872 berita kemanusiaan ACT yang termuat di media masa, dan ada 205 berita diikutkan untuk lomba Humanity Award 2018.

"Untuk yang 205 berita ini yang lomba masuk kategori lomba perorangan, bagi yang masuk nonimator tapi tidak terpilih saya harap tidak berkecil hati karena masih ada lomba lagi," ujar Lukman.

Dia juga mengatakan, dalam waktu dekat ini ACT juga akan kembali menggelar lomba jurnalistik dengan tema Global Qurban ACT. Menurut dia, lomba ini digelar untuk memberikan apresiasi kepada jurnalis kemanusiaan menyambut Hari Raya Idul Adha 2018. Periode lomba dari 19 Juli hingga 25 Agustus 2018. "Lomba-lomba akan terus digaungkan untuk memberikan apresiasi kita atas dukingan jurnalis terhadap aksi-aksi kemanusiaan," jelasnya.

Sementara itu, terkait aksi kemanusiaan, Global Qurban tahun lalu tercatat telah menyapa 250 kabupaten/kota di 34 provinsi di Indonesia serta 40 negara pra-sejahtera maupun yang terpapar krisis kemanusiaan. Ditargetkan, jumlah wilayah jangkauan distribusi kurban tahun ini akan ditingkatkan.

"Global kurban akan membawa amanah kurban masyarakat Indonesian ke 265 kabupaten/kota di 34 provinsi Indonesia dan 45 negara," kata Rini dalam peluncuran program Global Qurban bertema 'Indonesia Berqurban, Bangsa dan Dunia Menikmatinya' oleh Global Qurban di Jakarta Selatan, Kamis (19/7).

Dia menjelaskan, target wilayah distribusi mencakup pelosok negeri, di mana mayoritas masyarakatnya sangat membutuhkan. Untuk wilayah distribusi global, penambahan jangkauan meliputi Afghanistan, Senegal, Guinea, Tunisia, Mesir, dan Maldives.

"Saudara di pelosok negeri kami sapa, pun dengan masyarakat di negara-negara yang terdampak krisis kemanusiaan maupun kemiskinan. Misalnya negara di kawasan Timur Tengah, Afrika, dan Asia," kata Rini.

Selain Presiden Global Qurban Rini Maryani, hadir dalam acara ini, Ustadz Bachtiar Nasir, Arie Untung, Fenita Arie, dan artis Fauzi Badillah. (*)


TOPIK BERITA TERKAIT: #penghargaan #boks 

Berita Terkait

IKLAN