Senin, 24 September 2018 01:12 WIB
pmk

Total Sport

Pulang dari Bulgaria, Timnas Gulat Digenjot di Sukabumi

Redaktur:

INDOPOS.CO.ID- Usai menjalani tryout di Bulgaria, timnas gulat akan kembali melakukan pelatihan lanjutan di Icuk Sugiarto Training Camp ( ISTC) di Sukabumi, Jawa Barat. Pelatihan ini akan melibatkan Ivanov Stefan Ganchev, pelatih baru asal Bulgaria.

Ivanov akan dikonsentrasikan membantu menangani pegulat gaya bebas putra dan putri, yang selama ini dilatih oleh Fathur Rahman dan Zulhaidir.

"Ivanov Stefan Ganchev baru  bergabung beberapa hari ke depan karena pemberlakuan visanya mulai 19 Juli, jadi dia belum bisa berangkat bersama kita kemarin," kata Manager Timnas Gulay  Gusti Randa di Jakarta, Jumat (20/7).

Pelatih Edem Abduraimov, Buyamin dan Zulhaidir mengakui, banyak kemajuan yang dicapai ke-12 pegulat putri selama ditempa dan menempa diri di Bulgaria. Baik itu pegulat gaya bebas atau gaya grego. "Sekarang tinggal bagaimana mereka mempertahankan kondisi baik yang sudah dicapai," ujar Edem Abduraimov, pelatih gaya grego asal Uzbekistan.

Dia mengakui, tidak mudah untuk me-maintenance kemajuan yang sudah diperoleh. Namun, dia percaya para pegulat terbaik tanah air ini memiliki tanggung-jawab besar untuk melakukan itu. "Mereka sangat faham beratnya tanggung-jawab yang diemban, sebab bagaimanapun juga mereka menjadi harapan bangsa," timpal  Buyamin, pelatih asal Kaltim yang sudah belasan tahun menangani pegulat pelatnas.

"Banyak kemajuan, terutama dari segi teknis juga. Tinggal memperkuat dorongan mentalnya saja," kata pelatih lainnya,  Zulhaidir.

Timnas Gulat Asian Games Indonesia yang terdiri dari 12 pegulat putra dan enam putri berlatih di Bulgaria sejak 22 April 2018. Selama 87 hari di sana mereka berlatih dan menjalani serangkaian try-out dengan pegulat pegulat nasional Bulgaria di beberapa kota. Sparring-partner dengan lawan-lawan tangguh juga dijalani oleh enam pegulat putri.

Ke-12 pegulat putra yang kembali ke tanah air Rabu ini terdiri dari enam pegulat gaya bebas dan enam gaya grego. Enam pegulat gaya bebas adalah Eko Roni Saputra (57 kg/Kaltim), Ardiansyah (65 kg/Kaltim), Rizky Dermawan (74 kg/DKI Jakarta), Fakhriansyah (86 kg/Kalsel), Ronald Lumban Toruan (97 kg/Sumsel), dan Dimas Seto (125 kg/Jatim). Sementara enam pegulat gaya grego, Hasan Sidik (59 kg/Jatim), M.Aliansyah (66 kg/Kaltim), Andika Sulaeman (75 kg/DKI Jakarta), Lulut Gilang Saputra (85 kg/Jatim), Ashar Ramadhani (98 kg/Kaltim), dan Papang Ramadhani (130 kg/Kaltim).

Dari total 18 pegulat yang dikompetisikan di Asian Games XVIII/2018, enam pegulat putri sudah lebih dulu kembali ke Indonesia pada pertengahan Juni lalu. Yakni, Eka Setiawati (48 kg/Jabar), Dewi Ulfa (53 kg/Kaltim), Mutiara Ayu Ningtias (58 kg/Jatim), Dewi Atiya (63 kg/Jabar), Desi Sinta (69 kg/Banten), dan Ridha Wahdaniyati (75 kg/Kalsel). Saat ini mereka sudah melanjutkan proses pelatihannya di Malang, Jatim, ditangani pelatih Fathur Rahman. (bam)


TOPIK BERITA TERKAIT: #asian-games-2018 #gulat 

Berita Terkait

Danone AQUA Sebarkan Semangat Kebaikan Pasca Asian Games

Indobisnis

Sukses Karate di Asian Games untuk Modal ke Tokyo

Total Sport

Christo Akui Lebih Nyaman Bersama Aldila

Total Sport

IKLAN