Hukum

Bawa Kabur Barang Bukti, KPK Ultimatun Umar Ritonga

Redaktur:
Bawa Kabur Barang Bukti, KPK Ultimatun Umar Ritonga - Hukum

Foto : Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan ultimatum terhadap Umar Ritonga agar segera menyerahkan diri ke KPK. Pria yang juga orang kepercayaan Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap diminta menyerahkan diri ke KPK atau Polres Labuhanbatu karena membawa kabur barang bukti uang suap Rp 500 juta.

Selaku orang kepercayaan bupati, Umar diduga membawa kabur barang bukti uang sebesar 500 juta yang belakangan menjerat nama Pangonal Harahap dalam kasus korupsid di Pemkab Labuhanbatu. Uang tersebut berasal dari pemberian seorang pengusaha yang bernama Effendy Syahputra kepada Pangonal untuk memuluskan proyek yang bersumber dari APBD Labuhanbatu.

KPK mengingatkan, jika Umar Ritonga tidak menyerahkan diri maka akan dilakukan tindakan tegas. “KPK akan memproses penerbitan DPO (Daftar Pencarian Orang) terhadap umar. Imbauan untuk menyerahkan diri ini berlaku sampai Sabtu, (21/7),” tegas Febri. (cr-1)

Berita Terkait

Nasional / Waktu Penahanan Tersangka Ditambah

Nasional / Kasus Dugaan Korupsi PT Waskita Karya

Politik / Sudah Ada Enam Kandidat, Kursi Sekjen KPK Masih Kosong

Nasional / Cegah Pengaturan Skor Bola


Baca Juga !.