Rabu, 19 September 2018 06:11 WIB
pmk

Hukum

Sofyan Basir: Tidak Ada Pertemuan Khusus dengan Eni dan Johannes

Redaktur: Ali Rahman

Direktur Utama PLN Sofyan Basir usai diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (20/7). Foto: cr-1/INDOPOS.

INDOPOS.CO.ID - Direktur Utama PLN Sofyan Basir selesai diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Saat keluar dari gedung KPK, Sofyan yang diperiksa selama tujuh jam mengaku ditanya mengenai tugas dan fungsinya selaku Direktur. “Saya ditanya mengenai tugas, kewajiban dan fungsi saya sebagai Drektur,” kata Sofyan Basir, di Gedung KPK, Jumat (20/7).

"Saya juga menjelaskan masalah-masalah kebijakan dan sebagainya kepada penyidik,” sambungnya.

Saat ditanyakan oleh awak media, apakah kenal dengan tersangka Wakil Ketua Komisi VII DPR dari Fraksi Partai Golkar Eni Maulani Saragih dan pemilik bos Blackgold Natural Resources Limited Johanes Budisutrisno Kotjo, Sofyan tak menampiknya. “Ya kan Komisi VII, pernah ketemulah, (Johannes, red) kenal,” kata Sofyan.

Tapi walau kenal, Sofyan menyangkal adanya pertemuan khusus dengan keduanya. “Ga ada, ga tau, tanya ke penyidik. Kita belum berhak memberikan pernyataan, kita masih mengikuti proses,” ucap dia.

Sofyan Basir dipanggil oleh KPK untuk dimintai kesaksiannya atas kasus suap proyek Pembangunan PLTU Riau-1 yang menyeret nama Wakil Ketua Komisi VII Eni Maulani Saragih dan Johannes B Kotjo.

Sebelumnya KPK telah menetapkan Eni dan Johannes sebagai tersangka, Eni selaku penerima dan Johannes selaku pemberi. (cr-1)


TOPIK BERITA TERKAIT: #dirut-pln #kasus-suap-proyek-pembangunan-pltu-riau-1 #eni-maulani-saragih #johannes-budisutrisno-kotjo #sofyan-basir 

Berita Terkait

Setnov Larang Eni Sebut Namanya di BAP?

Hukum

Setnov Larang Eni Sebut Namanya di BAP?

Hukum

Johannes Kotjo Konsisten Bungkam

Hukum

KPK Periksa Dua Saksi untuk Idrus Marham

Hukum

IKLAN