Sabtu, 22 September 2018 10:33 WIB
pmk

Ekonomi

Sulap Ribuan Warung Digital

Redaktur: Ali Rahman

Ketua Umum Inkowapi, Sharmila Yahya (kedua dari kanan).

INDOPOS.CO.ID - Pemerintah mengapresiasi kontribusi koperasi terhadap produk domestik bruto (PDB). Hanya, koperasi masih ketinggalan dalam mengadopsi sistem digitalisasi. Padahal, media sosial platform ampuh mendongkrak performa koperasi.

Kondisi itu menantang Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (Inkowapi). Bagi Inkowapi, penggunaan platform digital menjadi keniscayaan. ”Era digital telah mengubah dunia sedemikian cepat. Internet menjadikan dunia sebagai negara global tanpa sekat. Kalau koperasi tidak masuk industri digital akan tertinggal perkembangan bisnis online,” tutur Ketua Umum Inkowapi Sharmila Yahya, di Jakarta, Jumat (20/7).

Sharmila menyebut saat ini, pihaknya telah masuk dan hijrah ke manajemen berbasis digital. Mulai dari mengelola anggota, kelembagaan, program, unit-unit bisnis, dan keuangan. Seluruhnya telah menggunakan sistim berbasis digital. ”Ini bertujuan transparansi, program lebih cepat, dapat diakses anggota, organisasi, dan pihak-pihak terkait lainnya,” tegas Sharmila.

Untuk jangka panjang bilang Sharmila, program digitalisasi koperasi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Terutama dalam bidang pemberdayaan ekonomi perempuan. Maklum, Inkowapi telah melatih tidak kurang 3.000 anggota untuk mengelola warung secara digital bekerja sama dengan sahabat usaha rakyat (Sahara). ”Itu bertujuan meningkatkan pendapatan warung,” harapnya.

Saat ini sebut Sharmila, program tengah dijalankan berupa pendataan dan pembinaan warung tradisional. Sebab, tidak sedikit warung tradisional dikelola perempuan pada sejumlah provinsi macam DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah (Jateng), DI Jogjakarta, dan Jawa Timur (Jatim). ”Kami menyulap warung tradisional sebagai warung digital alias warung zaman now,” beber Sharmila. (far)


TOPIK BERITA TERKAIT: #induk-koperasi-wanita-pengusaha-indonesia #sharmila-yahya #warung-digital #industri-digital 

Berita Terkait

Astra Investasi Jangka Panjang

Indobisnis

Regulasi Hambat IPO Go-Jek

Indobisnis

Astra, Perdana Danai Go-Jek

Indobisnis

Astra Suntik Modal Go-Jek USD 150 juta

Indobisnis

Wow! Go-Jek Rambah Papua

Indobisnis

IKLAN