Jumat, 14 Desember 2018 03:46 WIB

Kesehatan

Gel Manikur Bisa Meningkatkan Risiko Kanker

Redaktur: Redjo Prahananda

Foto : Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Gel manikur memang menjadi favorit bagi wanita. Selain tidak mudah rusak, gel manicure juga bisa bertahan lama hingga kurang lebih 1 bulan.

Bagi wanita, bila terlihat ingin selalu tampil menawan dengan kuku terpoles indah, sudah pasti akan memilih gel manicure.

Harga sedikit lebih mahal bukan menjadi masalah. Tetapi, apakah gel manicure aman? Bagaimana dengan sinar UV dari gel tersebut, apakah baik untuk kesehatan kuku anda?

Banyak wanita meras gel manicure dirasa aman-aman saja, namun efek pemakaian gel manicure dalam jangka panjang bisa memperburuk kondisi kuku hingga menyebabkan kanker akibat terlalu sering terpancar lampu ultra violet (UV).

Pada masa lalu, Akademi Dermatologi Amerika telah memperingatkan pemiliki salon kuku bahwa, meskipun waktu yang Anda habiskan untuk menggunakan lampu cukup pendek, sinar UV itu empat kali lebih kuat daripada sinar matahari benar-benar bisa bertambah lama.

Risiko ini terjadi pada Karolina Jasko, seorang wanita Illinois berusia 20 tahun. Jasko didiagnosis menderita melanoma dua tahun lalu di usia 18 tahun — kanker paling berbahaya (dan paling mematikan). Menurut dokter, risiko ini muncul karena terlalu sering mengunjungi salon kuku.

"Saya mendapati garis vertikal hitam di kuku jari saya dan saya tidak pernah benar-benar menyadarinya karena saya memiliki akrilik. Dokter mengatakan saya kemungkinan besar mendapatkan dari salon kuku," kata Jasko.

"Semua orang harus berhati-hati ketika mendapatkan manikur gel karena hal ini bisa menyebabkan penuaan kulit dan potensi kanker kulit," kata Direktur Bedah Kosmetik Chicago dan Dermatologi, Carolyn Jacob, MD, seperti dilansir laman MSN, Selasa (17/7).

Menurut Dr. Jacob, kuncinya adalah melindungi kuku dan kulit selama kunjungan Anda dengan menggunakan tabir surya dengan "penghambat fisik seperti zinc oxide atau titanium dioxide untuk menutupi semua kulit Anda," serta sarung tangan pelindung. (jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kesehatan 

Berita Terkait

Ini Penyebab Anda Mudah Marah saat Kurang Tidur

Kesehatan

Ini Standar ASI untuk Bayi Prematur

Jakarta Raya

Caleg Fogging Ratusan Rumah Warga

Politik

Suka Sulit Bernafas, Waspada PPOK

Jakarta Raya

Perangi ”Helikopter” dengan WC Komunal

Megapolitan

Jangan "Coba-Coba" Sebelum Menikah

Jakarta Raya

IKLAN