Selasa, 25 September 2018 10:30 WIB
pmk

Kesehatan

Orang Obesitas Cenderung Menjadi Perokok

Redaktur: Redjo Prahananda

Foto : Ilustrasi

INDOPOS.CO.ID - Sebuah penelitian baru menunjukkan orang-orang memiliki genetika  obesitas memiliki risiko lebih tinggi sebagai perokok.

Menurut Paul Brennan, ahli epidemiologi genetika dari Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC), orang gemuk berpotensi menjadi perokok berat. IARC lembaga WHO. 

Lembaga ini mendapat mandat meneliti tentang penyebab kanker dan pencegahanan di masa depan. Brennan menjelaskan sekitar 70 genetik memperlihatkan, orang dengan obesitas memiliki potensi besar sebagai perokok aktif.

Studi ini hasil kerja sama British Medical Journal dan didanai oleh Cancer Research UK. Dalam studi tersebut,peningkatan indeks massa tubuh (BMI), persentase lemak tubuh dan bahkan lingkar pinggang, memiliki  risiko lebih tinggi menjadi perokok dan dengan intensitas merokok lebih besar,  dengan mengambil parameter jumlah ‘konsumsi’ rokok  per hari.

"Berdasarkan penanda genetik obesitas, penelitian ini memungkinkan individu untuk lebih memahami hubungan kompleks antara obesitas dan kebiasaan merokok sangat penting," kata Brennan, sekaligus salah satu penulis studi, seperti dilansir laman Premiumtimes, Rabu (18/7).

Brennan melanjutkan,  penelitian ini menunjukkan hubungan antara massa tubuh dan merokok, juga menyarankan bahwa mungkin ada dasar biologis umum untuk perilaku adiktif, seperti kecanduan nikotin dan asupan energi lebih tinggi.

"Sudah terbukti bahwa perokok memiliki berat badan yang lebih rendah daripada rata-rata non-perokok, mungkin karena nafsu makan berkurang, tetapi banyak yang bertambah berat badan setelah mereka berhenti merokok," jelas Brennan. “Namun, di kalangan perokok, mereka yang merokok lebih intensif, cenderung lebih berat," kata IARC.

Direktur IARC, Christopher Wild, mengatakan bahwa pencegahan merokok adalah kunci untuk mengurangi beban global kanker dan penyakit kronis, seperti penyakit kardiovaskular dan diabetes.

Wild menambahkan, obesitas adalah salah satu penyebab paling bisa dicegah dari penyakit kronis tersebut. “Hasil baru ini memberikan wawasan menarik tentang manfaat potensial dari penanganan bersama faktor-faktor risiko ini," ujar  Wild menambahkan. (jpg)


TOPIK BERITA TERKAIT: #obesitas #kesehatan 

Berita Terkait

Lawan Stigma dengan Lari Marathon

Lifestyle

Sunglasses Tangkal Katarak Dini

Kesehatan

Seksi Sixpack Tanpa Sit Up

Kesehatan

Ketua MUI : Vaksin MR Wajib

Nasional

Lasik, Tindakan Cepat Persiapan Lama

Kesehatan

IKLAN