Minggu, 23 September 2018 03:41 WIB
pmk

Politik

10 Ribu Santri Tasikmalaya Semangati Longmarch Ciamis-Jakarta untuk Cak Imin Cawapres

Redaktur: Ali Rahman

Ribuan santri Kota Tasikmalaya sambut peserta Longmarch Laskar Santri Ciamis-Jakarta. Foto: Istimewa

INDOPOS.CO.ID - Longmarch Laskar Santri Ciamis - Jakarta untuk Cak Imin cawapres disambut 10 ribuan santri di Kota Tasikmalaya. Mereka menyemangati para peserta long march pengusung Muhaimin Iskandar alias Cak Imin maju sebagai cawapres pada Pemilu 2019, di depan Masjid agung Kota Tasikmalaya, Sabtu (21/7).

"Kita mengawal amanat para kiyai yang sudah menetapkan Cak Imin untuk menjadi pemimpin bangsa ini. Cak Imin  yang lahir dan besar di pesantren layak untuk memimpin bangsa ini. Kita akan padukan nasionalis dan religius agar NKRI tetap utuh seperti sekarang ini," ujar Koordinator Santri Tasikmalaya, Abdul Mukit.

Ia menjelaskan, para santri Kota Tasikmalaya siap meneruskan estafet long march ke Jakarta. Sedangkan kondisi para santri saat ini menurutnya masih bersemangat untuk melanjutkan perjalanan sampai ke kediaman Cak Imin di Ponpes Ciganjur, Jakarta. "Kita target satu minggu sampai ke rumah Cak Imin," katanya.

Dari Kota Tasikmalaya, lanjut dia, perjalanan akan berlanjut menuju perbatasan Tasik-Garut, lalu berlanjut kegarut Bandung, purwakarta, bekasi dan sampai ke Jakarta. "Di perbatasan Tasik-Garut para santri akan menginap terlebih dahulu, besoknya melanjutkan perjalanan ke Bandung," pungkas Mukit. 

Sementara itu Jauhar Anwari, Korlap Long March Laskar Santri, mengatakan, para santri melalui aksi jalan kakinya dari Kota Banjar sampai Jakarta, membawa mandat para kiyai dan ulama agar Cak Imin berupaya maksimal untuk menjadi pemimpin bangsa. Ditegaskan, sudah saatnya rakyat Indonesia dipimpin oleh sosok yang agamis, tetapi juga nasionalis.

"Kita mengawal amanat para kiyai untuk Cak Imin agar menjadi pemimpin bangsa. Para di berbagai daerah sudah berkomitmen bahwa Indonesia harus memiliki pemimpin yang berlatarbelakang religius sekligus nasionalis," paparnya

Sedangkan Long march Santri Banjar-Jakarat untuk Cak Imin Wapres RI ini mendapat dukungan dari para kyiai, di antaranya KH Abdul Aziz Affandi, pimpinan Ponpes Miftahul Huda-Manonjaya Tasikmalaya, KH Diding Darul Falah, pimpinan Ponpes Condong-Tasikmlaya dan yang lainya.

Kiyai Abdul Aziz menegaskan, aksi long mrch tersebut merupakan fakta bahwa masyarakat khusuny kalangan pesantren begitu antusias, berharap Cak Imin menjadi Cawapres 2019 pendamping Joko Widodo (Jokowi).  

"Aksi ini untuk menjadi referensi dan jadi keputusan Bapak Presiden (Joko Widodo) agar bisa bergandengan dengan Muhimin Iskandar. Longmarch ini juga menunjukkan keinginan bersama masyarakat Indonesia khusunya di priangan timur, bahwa Cak Imin layak menjadi Cawapres," tuntasnya. (jaa)


TOPIK BERITA TERKAIT: #muhaimin-iskandar #menanti-cawapres-jokowi #koordinator-santri-tasikmalaya #abdul-mukit 

Berita Terkait

IKLAN