Minggu, 23 September 2018 02:01 WIB
pmk

Nasional

KPK Tetapkan Kalapas Sukamiskin Tersangka

Redaktur: Redjo Prahananda

Foto : Istimewa

INDOPOS.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Kepala Lembaga Permasyarakatan (Kalapas) Sukamiskin Wahid Husein sebagai tersangka.

Wahid sendiri baru menjabat empat bulan ini ditetapkan tersangka, karena diduga menerima suap berupa 1 mobil Mistsubishi Triton Exceed warna hitam dan 1 unit mobil Pajero Sport Dakkar warna hitam, serta uang total Rp 279,9 juta.

Pemberian suap tersebut mengenai pemberian fasilitas, pemberian perizinan, maupun pemberian lain oleh terpidana Fahmi Darmawansyah dan terpidana lain. 

“Setelah melakukan pemeriksaan dan gelar perkara dalam waktu 1x24 jam disimpulkan telah terjadi dugaan tindak pidana korupsi menerima hadiah atau janji oleh penyelenggara negara dengan maksud berbuat pemberian fasilitas, pemberian perizinan ataupun pemberian lain di LP Klas 1 Sukamiskin,” ungkap Wakil Ketua KPK, Laode M Syarief dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Sabtu (21/7).

Selain Wahid, KPK juga menetapkan tiga pihak lain sebagai tersangka. Mereka antara lain Hendry Saputra (staf Wahid), Fahmi Darmawansyah (terpidana kasus suap proyek satelit Bakamla/ suami Inneke Koesherawati) dan Andri Rahmat (tahanan pendamping Fahmi).

Sebagai pihak penerima, Wahid Husein dan Hendry Saputra disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 atau Pasal 128 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Sedangkan Fahmi dan Andi Rahmat sebagai pihak pemberi disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.(nug)


TOPIK BERITA TERKAIT: #ott-kpk #ott-kalapas-sukamiskin #kpk #korupsi 

Berita Terkait

IKLAN