Kamis, 22 November 2018 03:45 WIB
pmk

Lifestyle

Belajar Bikin Bekal Sehat Yuk Moms

Redaktur:

SEHAT-Menyambut tahun ajaran baru,  Minute Maid Nutriforce berikan inspirasi kebaikan gizi untuk bekal sekolah anak di Jakarta, Kamis (19/7) lalu. Foto: DEWI MARYANI/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Bekal sekolah terlihat remeh, tapi sebenarnya sangat penting. Aktivitas anak yang padat di sekolah membutuhkan asupan makanan sehat di siang hari.

Selain itu, bekal sehat juga menghindari anak dari jajan sembarangan yang umumnya menggunakan Bahan Tambahan Pangan (BTP) berbahaya. Dokter Spesialis Gizi Klinik Dian Permatasari mengungkapkan, anak dalam masa usia sekolah sangat membutuhkan asupan gizi seimbang. Karena itu, orang tua harus memperhatikan pola makan anak termasuk pemilihan menu bekal sekolah sehat yang terdiri dari makanan selingan, minuman tambahan, dan makan siang.

"Dengan membawa bekal sekolah, orangtua dapat mengkontrol asupan nutrisi untuk anak, menyediakan kebutuhan gizi yang sesuai, sekaligus meningkatkan energi dan performa anak,'' kata Dian dalam acara bincang sehat menyambut tahun ajaran baru, Minute Maid Nutriforce memberikan inspirasi kebaikan gizi bekal sekolah anak di Jakarta, Kamis (19/7) lalu.

Tak hanya menarik dan enak, lanjut dia, kandungan gizinya juga perlu diperhatikan. Ada beberapa syarat bekal dengan menu gizi seimbang.

Pertama,  pastikan Anda mencukupi kebutuhan anak akan karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral dalam bekal sekolahnya. Kedua, sesuai dengan jadwal makan anak, jangan lupa memberi sarapan anak sebelum sekolah.

Ketiga, yang terpenting adalah makanan harus bersih. Keempat, pilih menu yang praktis dan mudah dibuat.

"Pilihlah menu yang bisa diolah dalam waktu singkat dan tak merepotkan. Seperti misalnya, telur, tahu, kentang, roti tawar dan lainnya,'' imbuhnya.

Anda juga bisa mengakali untuk menyiapkan bahan makanan yang akan diolah dari malam sebelumnya. Jangan sampai lupa berdiskusi dengan anak tentang menu bekal sekolahnya agar dia makin semangat dan senang makannya.

Kelima, hindarkan anak dari camilan manis. "Anak dan camilan manis, seolah dua hal yang tak bisa dipisahkan. Anak-anak selalu suka aneka jajanan dengan gula-gula atau krim yang memang menggoda selera. Tapi, waspadai konsumsi berlebihan. Pasalnya, bukan saja dikhawatirkan ada banyak pengawet dan pemanis buatan berbahaya bagi tubuh anak, tapi juga bisa menimbulkan potensi gangguan kesehatan. Seperti kerusakan gigi hingga obesitas akibat penumpukan kalori," bebernya.

Terakhir, pandailah berkreasi. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk membuat kreasi bekal sekolah anak.

Misalnya saja, menghias bekal dengan tokoh karakter favorit si kecil, lengkap dengan properti khas si tokoh karakter menggunakan sayuran warna-warni. Marketing Manager Minuter Maid Andrew Soendjojo mengatakan untuk membantu para orangtua dalam menyiapkan bekal sekolah anak, Minute Maid Nutriforce menghadirkan inspirasi kebaikkan gizi sebagai bekal ke sekolah melalui buku berjudul "30 Variasi Bekal Bergizi ke Sekolah".

Buku tersebut berisi 15 menu makanan selingan dan 15 menu makan siang. ''Ini sejalan dengan tiga pilar Minute Maid Nutriforce yakni mendukung kreativitas, aktivitas, dan ketahanan anak-anak ketika menjalani kegiatan sekolahnya,'' ujar Andrew.

Dalam membuat bekal makan sekolah, Dian menambahkan, orangtua diharapkan bisa mengasah kreativitasnya dengan mengkombinasikan makanan yang disukai anak sekaligus memenuhi kebutuhan gizi yang mereka butuhkan. Beberapa nutrisi yang harus ada dalam bekal anak sekolah antara lain vitamin C dan E sebagai antioksidan untuk melindungi jaringan tubuh.

Vitamin B1, B3, dan B12 untuk membantu pembentukkan energi. Zat besi sebagai komponen hemoglobin pada sel darah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh. Ini efektif untuk membantu kemampuan berpikirnya. (dew)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #bekal-sehat #bekal-sekolah-anak 

Berita Terkait

IKLAN