Megapolitan

Bursa Kerja Bukan Solusi Kurangi Pengangguran di Tangsel

Redaktur: Redjo Prahananda
Bursa Kerja Bukan Solusi Kurangi Pengangguran di Tangsel - Megapolitan

Ilustrasi.

INDOPOS.CO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) jangan menepuk dada dengan keberhasilan menggelar kegiatan bursa kesempatan kerja alias Job Fair .

Pengamat Kebijakan Publik, Universitas Indonesia, Agus Pambagyo menilai keberhasilan gelaran job fair belum bisa menjadi tolak ukur keberhasilan Pemkot mengurangi angka pengangguran.

Menurut Agus, gelaran job fair dianggap menutupi kelemahan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) dalam menanggulangi jumlah pengangguran.

Sebab, hampir setiap tahun angka pengangguran di kota ini terus meningkat. “Job fair menjadi cara Pemkot Tangsel untuk menanggulangi pengangguran. Jangan bangga kalau bursa kerja ramai tapi justru gagal mengurangi angka pengangguran.”

Agus menyarankan kepada Disnaker Tangsel agar mengembangkan program Padat Karya serta dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Serta, mengoptimalkan balai latihan kerja (BLK) dalam mencetak pekerja handal.

“Mustahil perusahaan mempekerjakan orang tanpa keahlian. Pengangguran harua mendapatkan pendidikan soal pembangunan usaha kecil, dan BLK dapat memberikan keterampilan tersebut.”

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Tangsel, angka pengangguran tiap tahun meningkat. Pada 2014 jumlah penangguran mencapai 51.193 orang, kemudian meningkat pada 2015 menjadi 53.232 orang. Begitu pula pada 2016 naik menjadi 56.000 orang, dan pada 2017 mencapai angka 60.100 orang.

Jumlah lowongan kerja tersedia tiap tahun hanya 7.000 lowongan. Peningkatan pengangguran ini di dominasi lulusan SMP, SMA/SMK. Sementara, lowongan perusahaan setiap tahun mencapai 4.000 lowongan.

Dengan persoalan itu, Agus menyarakan, Pemkot Tangsel segera melakukan evaluasi kerja antardinas. Kemudian, menggalakan UMKM dengan menggandeng perbankan dalam memberikan pinjaman modal serta pangsa pasar tepat.

“Iya benar angka pengangguran bakal melonjak lagi. Memang ini persoalan terus kami tangani dan belum tuntas. Tetapi kami masih terus berusaha menurunkan masalah pengangguran ini,” tutur dia. (cok)

Baca Juga


Berita Terkait

Megapolitan / Protes, Gedung Baru Bau Toilet

Banten Raya / Warga Keluhkan Penanganan Banjir Ciater Raya

Banten Raya / Diminati Pendatang, Tangsel Butuh Hunian Vertikal

Banten Raya / Penanganan Kebakaran Terkendala Hydrant



Banten Raya / Pemkot Pelajari Putusan MA Soal Kasus IMC

Banten Raya / Minta Pemkot Tangsel Segel RS IMC Bintaro


Baca Juga !.