Sabtu, 17 November 2018 02:31 WIB
pmk

Nasional

Komentar SBY Tentang Gugatan Masa Jabatan Presiden

Redaktur: Redjo Prahananda

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat menyambut kedatangan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediaman pribadinya, di Jalan Mega Kuningan Timur VII Nomor 26, Jakarta Selatan, Selasa (24/7). Pertemuan tersebut membahas mengenai Gerindra yang akan mengajak Demokrat berkoalisi dengan PKS dan PAN. Foto: Ismail Pohan/INDOPOS.

INDOPOS.CO.ID - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menyerahkan kepada Mahkamah Konstitusi (MK) memproses gugatan Pasal 169 huruf N Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang masa jabatan presiden dan wakil presiden.

"Tentang gugatan di Mahkamah Konstitusi silahkan itu berproses," ucap SBY dalam jumpa pers di kediaman di Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan, Selasa (24/7).

Presiden ke-6 RI ini menitipkan pesan pada MK untuk menguji pasal itu sesuai semangat reformasi, akal sehat dan keinginan bangsa ini.

Sebab, sebagai pelaku reformasi, dia menilai, jiwa dan semangat dari UUD 1945 khususnga pembatasan masa jabatan presiden dan wapres itu amanah reformasi agar mencegah terlalu lamanya seseorang memiliki kekuasaan baik presiden maupun wapres.

"Waktu itu semangat, jiwa, dan ruh adalah membatasi (kekuasaan) dua kali baik presiden maupun wapres," kata mantan Menkopolhukam di era Presiden ke-5 Megawati Soekarno Putri ini.

Gugatan tersebut datang Partai Perindo . Parpol besutan Hary Tanoesodibjo ini menggugat syarat menjadi presiden dan wapres dalam Pasal 169 huruf n Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Menurut Perindo, pasal itu bertentangan dengan Pasal 7 UUD 1945.(jaa)


TOPIK BERITA TERKAIT: #gugatan-masa-jabatan-presiden #sby #uji-materi-jabatan-presiden-dan-wapres 

Berita Terkait

IKLAN