Kamis, 20 September 2018 04:33 WIB
pmk

Politik

SBY Ngaku Susah Dekati Jokowi, PKB: Demokrat dan PDIP Kaku

Redaktur:

Foto : Image

INDOPOS.CO.ID - Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Kadir Karding menyebut, ada kekakuan komunikasi politik yang dilakukan antara Partai Demokrat dengan PDIP.

Kekakuan itu dinilai Karding menjadi biang keladi penyebab partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu gagal bergabung ke koalisi partai poitik pengusung Jokowi sebagai calon presiden.

"Semua orang tahu, ada kekakuan-kekakuan komunikasi antara Demokrat dan PDIP," ungkap Karding saat ditemui di Bilangan Menteng Jakarta Pusat, Rabu (25/7).

Dalam pertemuan Gerindra - Demokrat semalam, SBY mengaku banyak rintangan menghadang selama satu tahun melakukan penjajakan bersama Jokowi. Meski begitu, SBY tak menyebut rintangan-rintangan yang menghalanginya. 

"Pak Jokowi berharap saya berada di dalam (koalisi). Tapi saya menyadari banyak rintangan dan hambatan untuk menjalin ke koalisi itu," jelas SBY, Selasa (24/7).

Alhasil pertemuan semalam telah membuka jalan lebar koalisi Demokrat dengan Gerindra serta PAN dan PKS.

Selain itu, Karding juga mengomentari kesepakatan bersama antara Prabowo Subianto dan SBY itu. Menurutnya, bila nantinya Ketua Kosgama Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menjadi cawapres Prabowo, kemungkinan PAN dan PKS merapat ke koalisinya makin besar.

"Ini karena target teman-teman PKS salah satunya adalah target Wapres. Ini pandangan pribadi (saya)," katanya.

"Dan kalau Pak Jokowi menang, (PKS) ya minimal menteri dapet," pungkas Karding. (jaa)


TOPIK BERITA TERKAIT: #demokrat #pdip #kekakuan-koalisi 

Berita Terkait

IKLAN