Rabu, 26 September 2018 09:54 WIB
pmk

makanmakan

Kerapu Mangrove Menggoyang Lidah

Redaktur:

INDOPOS.CO.ID - Menu seafood dan Pulau Bali bisa dikatakan menjadi dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Hal ini karena Bali memiliki wilayah perairan yang sangat luas, sehingga hasil laut menjadi salah satu komoditas andalan yang ada di Bali.

Berbicara mengenai restoran seafood, Pulau Bali tidak saja memiliki kawasan Jimbaran sebagai sentra menu makanan seafood. Namun masih banyak lagi kawasan di luar Jimbaran yang bisa dijadikan tujuan wisata kuliner yang menyediakan menu makanan seafood. Salah satunya adalah Benoa Fish Market. 

Sesuai dengan namanya, Benoa Fish Market ini adalah salah satu restoran seafood yang berlokasi di kawasan Pelabuhan Benoa. Tepatnya di Jalan Pelabuhan Benoa no 8, Pesanggaran, Denpasar Selatan. 

Untuk mencapai restoran yang tepat berada di bibir pantai Pelabuhan Benoa, wisatawan atau masyarakat bisa mencapainya dari Jalan Bypass Ngurah Rai. Setelah berbelok ke arah Pelabuhan Benoa, wisatawan atau masyarakat bisa mengikuti jalan utama. Setelah melewati wihara di sebelah kanan, wisatawan akan melihat hutan bakau. 

Tepat sebelum hutan bakau dan pintu masuk ke Pelabuhan Benoa, di sebelah kiri jalan wisatawan akan melihat plang nama restoran Benoa Fish Market. Lantas, ikuti arah yang tunjukan, maka wisatawan akan menemukan destinasi kuliner ini. Lantas seperti apa keunggulan restoran ini? 

Sri Astuti Perbawa, Manager Benoa Fish Market menyebutkan, restoran yang berdiri sejak bulan Juni 2015 ini memiliki beberapa keunggulan. "Selain menu kami yang beragam dan seluruhnya terbuat dari ikan, restoran kami ini juga menawarkan view yang cantik dan namun tidak bising, meskipun terletak di dekat pelabuhan," jelasnya.

Selain menawarkan menu makanan yang seluruhnya dibuat dari ikan, Benoa Fish Market ini dikatakan Dayu Astuti juga memberikan pengalaman makan yang beda dari tempat lain. Mulai dari tempat makannya yang nyaman, kece buat foto-foto dengan interior yang unik untuk ruangan indoor-nya, karena di dinding resto selain dipermanis dengan tampilan lukisan juga dipercantik dengan beberapa bingkai foto. 

Sementara itu untuk areal ooutdoor-nya, restoran ini juga menawarkan suasana yang tidak kalah bagusnya. Selain angin sepoi-sepoi yang akan menemani wisatawan ketika bersantap, wisatawan juga menonton para wake boarder / wake skater sedang beraksi di Bali Wake Park. "Ini menjadi pengalaman tersendiri bagi wisatawan yang memilih area outdoor," lanjutnya.

Untuk menunya sendiri, sesuai dengan namanya yakni Benoa Fish Market, maka sebagian besar dari menu di restoran ini adalah menu berbahan dasar ikan. Dari daftar menu, wisatawan bisa melihat jika menu ikan mendominasi dari ragam pilihan menu makanan di restoran ini. 

Selain menu yang tertera di daftar menu, jelas Dayu Astuti, restoran ini juga menawarkan pilihan menu yang terbuat dari ikan hidup atau ikan beku yang disediakan. "Untuk menu lainnya, kami juga memiliki beberapa pilihan menu lainnya yang terbuat dari ikan segar dan ikan beku yang ada di etalase kami," paparnya.

Untuk menu ikan hidup dan ikan beku ini, wisatawan bisa langsung memilih sendiri jenis ikan yang akan diolah. Setelah itu, tim chef dari restoran ini akan segera memasak ikan tersebut sesuai dengan keinginan pelanggan.

Untuk menu sendiri, Dayu Astuti menyebutkan, menu makanan di Benoa Fish Market ini cukup lengkap. Mulai dari menu makanan pembuka yang juga dibuat dari hasil laut seperti scallop bale, menu makanan utama hingga menu penutup. Untuk harga, restoran ini mematok harga makanan mulai dari Rp 25 ribu sampai dengan Rp 150 ribu untuk paket berdua.

Berbicara mengenai menu makanan dari Benoa Fish Market ini, restoran ini memiliki puluhan jenis menu makanan yang menarik hati untuk dicicipi. Dari sekian banyak menu makanan tersebut, ada beberapa jenis menu yang menjadi best seller dari restoran ini. 

Head Cocok Benoa Fish Market, Komang Budiasa mengatakan salah satu best seller dari restoran ini adalah kerapu mangrove. "Nama menu ini adalah kerapu mangrove, namun untuk memasaknya kami sama sekali tidak menggunakan buah atau bagian lain dari pohon mangrove," jelasnya.

Adapun olahan kerapu mangrove ini dikatakan Komang terbuat dari fillet ikan kerapu yang dimasak dengan metode pan griil dan dihidangkan dengan saus Ibiza yang terbuat dari cream dengan tambahan beberapa bumbu dan sedikit jamur. (bx/gek/aim/yes/jpg)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #kuliner #indoposmakan-makan 

Berita Terkait

Santapan Si Hijau yang Mungil

makanmakan

Santapan Si Hijau yang Mungil

makanmakan

Variasi Sajian Khas Kanton

makanmakan

Variasi Sajian Khas Kanton

makanmakan

IKLAN