Rabu, 21 November 2018 11:38 WIB
pmk

Nasional

Berstatus Saksi, KPK Periksa Idrus Marham Besok

Redaktur: Redjo Prahananda

Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

INDOPOS.CO.ID - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan pemeriksaan terhadap Menteri Sosial Idrus Marham, sebagai saksi untuk tersangka Eni Maulani Saragih dan Johannes B Kotjo.

“KPK bakal melakukan pemeriksaan kembali terhadap Idrus Marham sebagai saksi, ini pemeriksaan kedua, karena penyidik masih membutuhkan keterangan Idrus atas kasus ini”ucap jubir KPK Febri Diansyah kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (25/7).

Pada pemeriksaan lalu, Idrus mengaku mengenal kedua tersangka kasus ini yakni Johannes Budisutrisno Kotjo dan Eni Maulani Saragih. Kasus ini bermula dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terhadap Eni Maulani Saragih (EMS) Wakil Ketua Komisi VII DPR RI di kediaman Idrus.

KPK menduga Eni menerima uang sebesar Rp 500 juta bagian dari komitmen fee 2,5 persen dari nilai proyek mengenai kesepakatan kontrak kerjasama pembangunan PLTU Riau-1. Diduga, dia menerima ‘angsuran’ fee ke-4 dari pengusaha Johannes Budisutrisno Kotjo kepada Eni dengan nilai total keseluruhan sekitar 4,8 miliar.

Pemberian pertama pada Desember 2017 Rp 2 miliar, kedua Maret 2018 sebesar Rp 2 miliar dan ketiga 8 Juni Rp 300 juta dan uang tersebut diduga diantarkan kepada Enj melalui staf dan keluarga.

Dalam kasus suap ini Eni Maulani Saragih disangkakan melanggar pasal 12 huruf (a) atau huruf (b) atau pasal 11 UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU 20/2001 junto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sementara, Johannes merupakan pihak swasta disangkakan melanggar pasal pasal 5 ayat 1 huruf (a) atau huruf (b) atau pasal 13 UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU 20/2001. (cr-1)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kpk #idrus-marham #eni-maulani-saragih #febri-diansyah 

Berita Terkait

IKLAN