Jakarta Raya

Tekan Pengangguran dengan Pelatihan Wirausaha

Redaktur:
Tekan Pengangguran dengan Pelatihan Wirausaha - Jakarta Raya

ARAHAN-Suasana pembinaan kewirausahaan OK OCE di Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (23/7) lalu. Foto: JOESVICAR IQBAL/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Masalah pengangguran masih menjadi momok di Ibu kota. Berbagai program kerja pun dibuat agar bisa menekan angka pengangguran di Jakarta. 

Salah satu program yang terus didorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta adalah OK OCE. Program tersebut memfokuskan pada pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pembekalan kewirausahaan.

Tidak mau menyia-nyiakan kesempatan untuk bisa melahirkan wirausaha baru, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan menggelar pelatihan kewirausahaan, Senin (23/7) lalu. Asisten 

Perekonomian dan Pembangunan Kota Administrasi Jakarta Selatan Sri Yuliani mengatakan, kegiatan ini merupakan program andalan dari Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta. Dengan meningkatkan dan menambah pengetahuan para peserta agar kelak lahir sebagai wirausaha baru.

"Program ini juga sebagai alternatif untuk mengurangi angka pengangguran di DKI Jakarta. Karena, dengan membuka wirausaha baru dapat menambah lapangan pekerjaan. Harapan saya, semoga kegiatan ini dapat bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat di Jakarta Selatan," ujarnya.

Kasudin Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan Kota Administrasi Jakarta Selatan Shita Damayanti menambahkan, kegiatan ini merupakan pelatihan pembinaan kewirausahaan tahap pertama gelombang kedua, serta bekerja sama dengan Perkumpulan Gerakan OK OCE (PGO).

"Tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai pembentukan dan pengembangan kewirausahaan, baik yang sudah ada maupun yang baru. Dengan harapan, akan terekrut 200 ribu wirausaha baru dalam kurun waktu lima tahun sesuai program gubernur dan wakil gubernur," terangnya.

Shita menuturkan, sebanyak 400 peserta pelatihan akan mengikuti acara yang berlangsung selama empat hari dari 23 hingga 26 Juli, dengan jumlah peserta perhari sebanyak 100 orang. "Tiap sesi pelatihan ada 100 peserta. Kita sudah sosialisasikan rekrutmen ini dengan berkoordinasi bersama camat, lurah, RT, RW, serta dengan unit terkait. Selanjutnya, para peserta juga akan kita bantu dalam mengurus perizinan usahanya secara kolektif, serta dalam pemasaran produknya secara offline dan online," janjinya. (ibl) 

 

Baca Juga


Berita Terkait

Politik / Perkenalkan OK OCE ke Papua

Politik / Sosialisasikan OK OCE hingga ke Pedalaman Malut

Nasional / OK OCE Terus Menyebar Virus Kewirausahaan

Jakarta Raya / Nurmansjah Lubis Gandeng Co Founder OK OCE untuk Berwirausaha

Megapolitan / Pengusaha Sepatu Lokal Ini Menangis di Hadapan Sandiaga Uno

Politik / Sandiaga Sebut OK OCE Solusi Atasi Pengangguran


Baca Juga !.