Rabu, 26 September 2018 04:09 WIB
pmk

Hukum

Perkuat Bukti, KPK Geledah Lapas Sukamiskin Lagi

Redaktur: Redjo Prahananda

Jubir KPK Febri Diansyah.

INDOPOS.CO.ID - Tim penyidik Komisi Pemberentasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di Lapas Sukamiskin Klas 1 sore tadi, Rabu (25/7).

KPK mencari barang bukti lain terkait kasus jual beli sel mewah para napi koruptor. Febri mengakui kalau KPK sedang memeriksa lapas Sukamiskin secara detail.

“Saya cek memang tim sedang melakukan penggeledahan sore ini ke Sukamiskin, salah satu tugas mereka menggeledah lapas tapi secara spesifik ruangan mana saja atau sel mana saja saya belum bisa sampaikan. Sampai sekarang, masing-masih tim berada di lapangan,”ujar Jubir KPK Febri Diansyah saat menemui wartawan, Jakarta, Rabu (25/7).

Penggeledahan ini terkait kasus jual-beli fasilitas mewah di Lapas Sukamiskin Klas 1 dan izin keluar narapidana keluar masuk lapas. Dalam kasus ini, KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka termasuk, Wahid Husen selaku Kalapas Sukamiskin.

Narapida kasus korupsi Badan Keamanan Laut (Bakamla) Fahmi Darmawansyah, pegawai Lapas Sukamiskin Hendry Saputra, serta seorang narapidana kasus pidana umum Andri Rahmat.

Fahmi diduga memberikan sejumlah uang dan dua unit mobil kepada Wahid lewat Hendry dan Andri. Pemberian tersebut dilakukan Fahmi agar mendapat sejumlah fasilitas di dalam sel dan kemudahan keluar masuk Lapas Sukamiskin.

Sebagai pihak diduga penerima suap, Wahid Husein dan Hendry Saputra disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 atau Pasal 12B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Sedangkan sebagai pihak diduga pemberi Fahmi Darmawansyah dan Andri Rahmat disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999.

Pasal tersebut berisi tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP. (cr-1)


TOPIK BERITA TERKAIT: #ott-kalapas-sukamiskin #kalapas-sukamiskin #kpk #febri-diansyah 

Berita Terkait

IKLAN