Jumat, 16 November 2018 10:42 WIB
pmk

Indobisnis

Kurangi Generasi Muda Pengangguran, Ini Tempatnya

Redaktur: Ali Rahman

CEO Citi Indonesia Batara Sianturi didampingi Ketua Dewan Pembina dan Pendiri IBL Heru Prasetyo dan Director, Country Head Corporate Affairs Citi Indonesia Elvera N. Makki

INDOPOS.CO.ID – Citi Indonesia (Citibank) bersama lembaga nirlaba Indonesia Business Links (IBL) kembali menggelar Program Skilled Youth tahap II. Tujuannya untuk mengurangi penggangguran dari kalangan generasi muda 16-24 tahun di kota besar dunia, termasuk Indonesia.

Adapun, program tersebut merupakan bagian dari komitmen 50 tahun dedikasi Citi untuk Indonesia. Secara global, ini merupakan implementasi dari inisiatif Pathways to Progress yang dilaksanakan di berbagai negara di dunia.

CEO Citi Indonesia Batara, Sianturi mengatakan, tahun lalu, pihaknya mengumumkan ekspansi global dari Pathway Progress yang diinisiasi oleh Citi Foundation. Di Indonesia, komitmen ini diwujudkan melalui kerja sama dengan lembaga nirlaba IBL, dalam menghadirkan Skilled Youth Program.

“Program ini berorientasi pada terbukanya kesempatan ekonomi yang lebih baik bagi generasi muda melalui peningkatan kapasitas diri untuk siap kerja dan menjadi wirausaha yang andal,” ujarnya kepada INDOPOS melalui pesan tertulis, Rabu (25/7).

Pathways to Progress merupakan komitmen filantropi terbesar sepanjang sejarah dari Citi Foundation, dengan investasi tambahan sebesar USD 100 juta untuk memberikan dampak positif dan impact bagi 500 ribu anak muda di seluruh dunia hingga tahun 2020.

Country Head Corporate Affairs Citi Indonesia, Elvera N. Makki menyatakan, saat ini di dunia, terdapat 1,2 miliar anak muda, di mana 156 juta memiliki pekerjaan, namun masih hidup di bawah garis kemiskinan. Sementara, yang tidak memiliki pekerjaan sebanyak 71 juta anak muda. Anggka tersebut tiga kali lebih banyak dibandingkan pengangguran usia dewasa.

“Ini yang menjadi dasar Citi berkomitmen membantu generasi muda di berbagai kota di dunia untuk meningkatkan kapabilitas dan wawasan mereka agar relevan dengan kebutuhan dan tren di pasar saat ini,” katanya.

Sementara, Ketua Dewan Pembina IBL, Heru Prasetyo mengatakan, kolaborasi yang ini merupakan contoh kemitraan multi-pihak dalam mendukung penerapan tujuan pembangunan berkelanjutan yang diusung pemerintah.

“Kami percaya, pengangguran dari kalangan kaum muda akan teratasi bila sektor bisnis, pemerintah, organisasi masyarakat sipil dan akademisi dapat bekerjasama dari sisi peningkatan kapasitas, membuka peluang kerja, mendorong kewirausahaan, serta menciptakan lingkungan yang kondusif,” bebernya.

Adapun, program Skilled Youth tahap II bertujuan untuk memberdayakan potensi ekonomi pemuda usia 16-25 tahun termasuk siswa SMK di Bekasi, Cikarang dan Karawang, melalui peningkatan kemampuan baik soft-skill maupun hard-skill, pendampingan bisnis kewirausahaan, serta bimbingan kerja.

Intinya, Citi berharap semakin banyak kaum muda yang mampu mencapai potensi tertingginya, utamanya dalam hal peningkatan peluang ketenagakerjaan dan juga keahlian kewirausahaan yang dimiliki agar dapat berkontribusi bagi Tanah Air. (dai)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #citi-indonesia #pathways-to-progress 

Berita Terkait

IKLAN