Jumat, 16 November 2018 07:09 WIB
pmk

Hobi

Mini Album Kontemplasi Diluncurkan, Ini Harapan Hariyanto Boejl

Redaktur: Ali Rahman

INDOPOS.CO.ID - Arti kontemplasi lebih kepada merasakan kehadiran Tuhan Yang Maha Esa, memikirkan dan merenungkan konsep kehidupan, mengevaluasi diri, menghayati perjalanan hidup selama ini. Semua itu ditempuh supaya tidak sekadar hanyut mengikuti kebiasaan yang berlaku.

Bagi Hariyanto Boejl, 46, kontemplasi menjelma ruang evaluasi diri atas laku kehidupan yang telah ia jalani, yang kemudian ia ekspresikan dalam bentuk lirik dan lagu.

“Saya berkontemplasi karena tidak ingin salah melangkah dalam menjalani kehidupan. Sebab, usia terus bertambah dan ajal pun tidak tahu kapan tiba. Kontemplasi ada agar hidup senantiasa terjaga,” ujarnya saat menggelar Konser Kontemplasi di Amigos Cafe, Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (25/7) malam.

Dalam konser tersebut, penyanyi balada kelahiran Lamongan, Jawa Timur itu, untuk pertama kalinya memperdengarkan lagu-lagu ciptaannya secara live kepada publik. Konser itu juga menjadi ajang peluncuran mini album Kontemplasi terdiri atas tiga lagu yaitu; Kontemplasi, Introspeksi dan Negeri Pelangi.

Dengan lagu-lagunya tersebut, suami dari Etty Novitasari (44), itu berharap dapat terus berefleksi memperbaiki diri sembari mengajak orang lain untuk menebarkan virus-virus kebaikan

“Semoga lagu-lagu Kontemplasi bisa memberikan inspirasi bagi semua orang dalam berbagai profesi. Saya menyadari bahwa makna pada lirik dan musik membuka rupa-rupa tafsir dan argumentasi. Semua gading pasti retak. Begitu juga Kontemplasi. Ini hanyalah prolog. Dengan segala keresahan dan totalitas, saya akan terus mengembara hingga kelak bertemu epilog yang indah,” kata Boejl.

Soal kiprahnya di blantika musik nasional, ia akui memang terbilang baru. Selama ini, publik lebih mengenalnya sebagai sosok di balik lensa kamera. Namun, Boejl bukan tipe yang kerasan pada zona nyaman. Ia tetap memiliki tekad kuat untuk berkreasi dalam dimensi berbeda. Boejl akhirnya menyeriusi dunia musik setelah ada dorongan semangat dari sahabat, Maxi Bahajjaj, alias Maxi, King of Soul.

“Setelah puluhan tahun malang-melintang di dunia fotografi, saya merasa dunia tarik suara pun bisa menghibur banyak orang sekaligus menebarkan kebaikan. Lagipula, usia yang menua bukan pembendung dalam berkarya. Dia hanyalah kerikil yang sedikit melambatkan langkah. Selama keinginan kuat masih menyala, kreativitas akan menemukan jalan lapang yang terang,” ujar ayah dari Rinov Fajar Anugerah (19), Maurivi Putri Islamey (16) dan Viandryna Qanita Dawama (9).

Hidup, imbuhnya, harus bergairah apabila ingin menorehkan sejarah. Demi semua itu perjuangan dan kesabaran adalah keniscayaan. “Benar kata Rendra, kesadaran adalah matahari. Kesabaran adalah bumi. Keberanian menjadi cakrawala. Dan perjuangan adalah pelaksanaan kata-kata,” tandas Boejl.

Terpisah, Head Communication External BNI, Selly Adriatika, salah satu pendukung utama album Kontemplasi, mengaku sudah mendengar mini album Boejl, mulai dari Kontemplasi, Introspeksi dan Negeri Pelangi.

Selly menilai, Boejl memiliki rasa tersendiri dalam menulis lirik lagu. Arti dari lirik lagu yang ditulis Boejl bisa disampaikan secara tersurat atau tersirat.

“Boejl bisa menyampaikan maknanya dengan cara yang ringkas, berbobot, mampu menarik pendengar untuk mendengar dan terus mendengar. Tidak berantakan secara emosional, tersusun secara rapi. Lirik lagu Boejl mampu menyentuh hati. Selalu terus berkarya dan semangat,” puji Selly. (cr-4)


TOPIK BERITA TERKAIT: #hariyanto-boejl #album-kontemplasi #head-communication-external-bank-bni #selly-adriatika #musik 

Berita Terkait

Rasha Band, Asmara Kantor jadi Lagu

Indotainment

Blackpink Siap Sapa Blink Indonesia

Jakarta Raya

Gabe Trio, Luncurkan Album Pop Batak

Indotainment

Nostalgia Ribuan Insane

Headline

The Overtune Ketagihan Belanja Online

Indotainment

Kygo Gelar Konser Perdana di Indonesia

Indotainment

IKLAN