Rabu, 26 September 2018 09:54 WIB
pmk

Jakarta Raya

Asian Games Awal Ubah Perilaku, Sulap Kali Item Jadi Lokasi Cafe

Redaktur:

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Sandiaga Uno.

INDOPOS.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus berupaya menyelesaikan masalah di Kali Item. Mendekati pelaksanaan Asian Games 2018, kali yang melintas di Wisma Atlet Kemayoran tersebut menjadi sorotan media asing. menanggapi hal itu, Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Sandiaga Uno meminta kepada bangsa Indonesia untuk tidak terpecah belah.

Di tengah sorotan dan perbincangan media asing tersebut, menurut Sandiaga bisa dijadikan sebagai momentum untuk mempererat persatuan dan kesatuan. ”Kita buktikan kepada media asing, juga ke tamu-tamu internasional kalau kita bisa bersatu padu. Sebelumnya kita sudah buktikan melakukan double triple protectio,” ujar Sandiaga Uno di Jakarta, kemarin.

Lebih jauh Sandiaga mengungkapkan, rencananya di samping Kali Item akan dijadikan tempat breakfast (sarapan), lunch (makan siang) dan dinner (makan malam), dengan membangun cafetaria. ”Kita enggak mau ambil risiko. Jadi dari segi higienisnya, kami sangat hati-hati. Kita ambil segala hal yang bisa menurunkan risiko kontaminasi makanan,” terangnya.

Sandiaga mengaku, telah menyampaikan soal idenya kepada Menteri PMK Puan Maharani. Ia ingin membuktikan kepada media asing bahwa Jakarta bisa menjadi tuan rumah terbaik Asian Games 2018.

Pada kesempatan tersebut, Sandiaga mengatakan, pasca Asian Games pihaknya akan melakukan pengelolaan berkesinambungan terhadap Kali Item. Karena, Asian Games bukan hanya masalah olahraga, tapi mengubah perilaku. Seperti perilaku menjaga kebersihan, perilaku menjaga fasilitas publik, bagaimana menggunakan kendaraan umum hingga menggratiskan bus Transjakarta.

”Asian Games harus kita jadikan awal dan pemicu untuk mengubah perilaku sebagai bangsa yang lebih baik,” katanya. Saat mengunjungi Taman Marga Satwa Ragunan di Pasar Minggu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menuding masalah Kali Item warisan masa lalu. Karena, masalah bau yang ditimbulkan oleh Kali Item tidak muncul dalam hitungan bulan, tetapi sudah menahun.

”Kami terima warisan masa lalu. Kenyataan ini kami terima, ada kali yang hitam, kotor dan bau,” ujar Anies Baswedan. Apabila Kali Item sejak dulu dibersihkan, menurut Anies tidak akan muncul masalah-masalah seperti saat ini. Ia mengatakan, untuk mengurangi dampak buruk bagi lingkungan, maka pihaknya akan melakukan penutupan dan penguapan.

”Asian Games sebentar lagi, dan sedunia akan menyaksikan. Jadi kami buat langkah penutupan dan penguapan Kali Item, tujuannya untuk mengurangidampak yang ditimbulkan,” terangnya.

Anies optimistis, pada pelaksanaan Asian Games 2018 nanti, masalah bau Kali Item bisa diminimalisir. Untuk upaya lain, masih ujar Anies pihaknya melakukan penjernihan air kali.” Kami tetap akan bersekan, apalagi ini sudah jadi warisan. Coba dari dulu sudah ditangani, tidak akan ada warisan Kali Item,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Teguh Hendarwan menambahkan, untuk mengurangi bau yang muncul dari Kali Itempihaknya telah memasang aerator dan teknologi nano bubble untuk penjernihan sungai. Namun hasilnya belum maksimal.

”Volume air kali dengan jumlah nano bubble tidak seimbang. Padahal pengerukan lumpur telah dilakukan,” ujarnya. Menurutnya, untuk mengurangi volume air kali pihaknya akan melakukan pemasangan sheetpile pada dinding kali atau turap. Pemasangannya sudah masuk anggaran tahun ini dan proses lelang juga sudah selesai.

”Pada tahap awal sheetpile akan kami pasang di kawasan Senen. Panjang kali yang dipasang 300 Meter dan di kanan, kiri kali,” bebernya. (nas)


TOPIK BERITA TERKAIT: #asian-games #kali-item #pemprov-dki 

Berita Terkait

Genjot Minat Baca Anak

Jakarta Raya

E-Tilang, Harus Transparan dan Tidak Tebang Pilih

Jakarta Raya

Pemprov DKI Dukung Penerapan e-Tilang

Jakarta Raya

Warga Kampung Bayam Minta Perhatian Pemprov DKI

Jakarta Raya

IKLAN