Minggu, 23 September 2018 10:08 WIB
pmk

makanmakan

Menikmati Kopi di Tengah Suasana Jadul di Ibukota

Redaktur:

Foto: Iwan Tri Wahyudi/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Sebagai destinasi wisata yang populer, kuliner di Jakarta menjadi incaran para wisatawan. Baik untuk makan bersama atau pun hanya sekedar tempat nongkrong. Mau urusan formal tentang membahas soal bisnis atau sekedar nongkrong saja, ada tempat nyaman dan menawan bisa jadi pilihan.

Kedai Jadoel bisa menjadi pilihan kalian. Kedai ini menawarkan konsep yang serba tempoe doeloe. Potret lawas begitu melekat ketika pertama kali masuk ke dalamnya. Mulai dari televisi, telepon, mesin ketik seakan membawa kita untuk kembali bernostalgia ke dekade 90-an.

Menurut owner Kedai Jadoel, Wulandari, Kedai jadoel tidak hanya dirancang sebagai tempat nongkrong kekinian bagi masyarakat Kota Jakarta, namun juga dilengkapi fasilitas cukup lengkap, salah satunya meeting room. “Kedai jadoel bisa menjadi salah satu tempat nyaman untuk melakukan aktivitas bisnis, tempat nongkrong, dan tentunya suasana yang berbeda bagi mereka yang lahir pada tahun 70an hingga 90an,” katanya.

Sesuai dengan namanya, interior yang dihadirkan didalamnya pun banyak barang dari zaman dulu, seperti telephon, mesin ketik, televisi, kipas angin besi, sepeda ontel, kursi ulin, hingga jendela kayu yang menjadi hiasan dinding-dinding.

Tidak hanya itu, salah satu meja yang ada disana, diambil dari mesin jahit jadul yang diubah menjadi meja makan. Ketika tim INDOPOS masuk ke dalam, kami merasakan sensasi yang berbeda dibandingkan dengan tempat makan yang lain.

Suasana yang hangat, hiasan yang sangat membuat kami seperti bernostalgia pada zaman 90an, ditambah lagu-lagu yang sering kami dengar. Contohnya Nirmala. Tentu anak 90an tau lagu tersebut. “Kalau restaurant sudah banyak ni variasi. Sehingga kami menciptakan kedai ini, agar membuat orang menjadi seperti kembali ke jaman dulu,” jelasnya.

 Tidak hanya itu, kedai yang baru dibuka pada April 2018 ini ternyata sudah mempersiapakan barang-barang dari lama. Mereka mengumpulkan barang-barang jadul ini mulai dari January 2018, dan barang didatangkan dari beberapa kota termaksud klaten dan jogja yang notabennya mudah menemukan barang-barang lama.

Anak ke tiga dari empat bersaudara ini sangat menyukai koleksi-koleksi jadul. Sehingga dia berkerja sama dengan saudara yang merupakan chef pastry untuk membuka usaha kedai yang berbeda. ”Kita bangga membuka usaha ini, bangga ke orangtua, dan tentunya bangga ke keluarga juga,” ucap Chef Nisa selaku koki kedai jadoel.

Setiap harinya menu baru disajikan ditempat ini, tentunya rekomendasi dari setiap tamu yang datang. ”Karena tamu suka cari makanan lain, seperti pecel. Mana ni pecel, katanya konsep jadul. Ya! Besoknya kami hadirkan pecel ditempat ini, ya begitupun seterusnya jika ada yang mencari,” cerita Chef Nisa.

Tidak hanya menu jadoel, mereka juga menghadirkan menu jaman sekarang. ”Kita sengaja mencampur ini, agar kalangan mana aja bisa menikmati tempat kami. Mulai orangtua hingga anak jaman now,” jelas wulan.

Adapun menu paket untuk arisan dengan menu yang sesuai dengan pesanan konsumen. Berapa pun bajet yang dimiliki konsumen, Nisa siap memasak sesuai keinginan mereka. ”Ya kita tinggal hitung-hitungan aja, si ibu punya uang berapa, dan mau dimasakan yang menu seperti apa. Nanti kita masakan,” tambah Chef Nisa.

Soal harga makanan , Chef Nisa mengatakan sangat terjangkau. Bahkan, soal kualitas makanan, Nisa yakin kualitas rasanya setara dengan makanan di restoran bintang lima. Tak lengkap rasanya ketika kita hanya sekedar duduk dan menikmati hidangan-hidangan jadul. Kedai ini pun juga menyajikan kopi.

”Banyak yang nongkrong hanya sekedar minum kopi sambil bersantai,” jelas Chef Nisa.

Kopi yang disajikan pun beraneka ragam, yang paling favorite adalah cappuccino. Kopi pahit yang ditambahkan cream didalamnya menjadi idol. Tidak hanya pahit yang dihadirkan dalam minuman ini, tapi juga manis.

Penyajian pun bisa dalam kondisi panas atau dingin. Tentunya sangat nikmat bukan. Banyak komunitas-komunitas yang berkunjung kesini, salah satunya komunitas fotographer, sehingga kami menyediakan studio foto.

Dengan nuansa ini, hiasan bahkan makanan dan minuman jadul. Pasti yang tidak tau akan menjadi lebih tau. Terutama anak yang lahir pada jaman sekarang. Mereka akan menjadi lebih tau tentang barang-barang pada jaman dulu, musik tembang lawas. Dan akan hadir menyajikan film-film jadul yang akan menemani aktivitas santai konsumen. Jika kalian ingin merasakan suasana seperti ini, cukup datang ke Kedai Jadoel. Tidak sulit menemukan lokasinya, cukup maps dan arahkan ke Jalan Rawa Domba, kav DKI 09, Raden Sawit, Jakarta Pusat. (cr3)


TOPIK BERITA TERKAIT: #kuliner #indoposmakan-makan 

Berita Terkait

WICSF 2018 Padukan Kuliner dan Fashion

Fashion

Makanan Khas Korea Merambah Lidah Pribumi

makanmakan

Makanan Khas Korea Merambah Lidah Pribumi

makanmakan

Ramen Hitam Bisa Jadi Pilihan

makanmakan

Ramen Hitam Bisa Jadi Pilihan

makanmakan

Godaan Kuah Pedas di Menya Musashi Bukotsu

makanmakan

IKLAN