Senin, 24 September 2018 12:52 WIB
pmk

Jakarta Raya

Dinkes DKI Jamin Keamanan Pangan Atlet

Redaktur:

DIPANTAU-Makanan untuk atlet diawasi sejak pemilihan bahan baku, seperti sayuran, makanan kalengan, hingga buah-buahan. Foto: DOK/INDOPOS

INDOPOS.CO.ID - Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah simulasi pemeriksaan pangan. Hal itu dianggap perlu, sebagai upaya menjamin keamanan makanan atlet Asian Games yang akan bertanding di Ibukota mulai 18 Agustus 2018 mendatang.

"Pada kegiatan keamanan pangan nanti kami akan melakukan pemeriksaan makanan atlet Asian Games tiga kali sehari. Mulai dari makanan pagi, siang, hingga malam hari,” Kepala Labkesda DKI Jakarta Endra Muryanto di Jakarta, Rabu (25/7).

Dia mengatakan, setidaknya akan ada 57 petugas pemeriksa pangan yang disebar di sejumlah lokasi penginapan para atlet Asian Games. Selain dari Labkesda, petugas pemeriksa pangan juga berasal dari Puskesmas Kecamatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) DKI.

"Dari Labkesda sendiri ada 17 petugas yang akan bergantian melakukan pemeriksaan di Wisma Atlet Kemayoran," ungkapnya. Endra menambahkan, pengujian pangan ini dilakukan untuk mendeteksi kandungan zat berbahaya yang ada di makanan atlet Asian Games. Antara lain seperti arsen, sianda, formalin, borak, rhodamin, dan methylen yellow.

"Setelah pengujian dilakukan, maka bisa dipastikan makanan yang akan disajikan bagi atlet aman konsumsi," tandasnya. Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menginginkan agar makanan maupun minuman, terutama yang nantinya dikonsumsi oleh tamu-tamu negara peserta Asian Games XVIII aman dikonsumsi dan higienis.

Sandi mengatakan, faktor keamanan perlu dimulai dari saat produksi hingga penyajian. Baik makanan olahan dalam kemasan maupun makanan segar siap saji. "Kita ingin tamu-tamu Asian Games yang diprediksi 200-300 ribu, baik atlet, ofisial, pendukung, maupun relawan bisa mengkonsumsi makanan yang aman," ujarnya, terpisah Selasa (24/7) lalu.

Sandi menjelaskan, kemananan dan kebersihan makanan dan minuman menjadi hal yang utama. "Di Jakarta ada kerak telor, juga ada bir pletok, dan soto Betawi. Ini bisa menjadi produk unggulan dan memiliki nilai jual," terangnya.

Sandi yakin, penyelenggaraan Asian Games mampu memberikan dampak positif terhadap pengusaha-pengusaha kuliner lokal. "Semua produk kuliner kita akan dipastikan aman saji dan dapat menjadi pengingat bagi wisatawan sport tourism yang hadir di Asian Games," ungkapnya.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Penny Kusumastuti Lukito juga memastikan akan mengawal dan mengawasi kebersihan bahan baku makanan untuk atlet dan ofisial. Tujuannya, agar aspek mutu terjamin, aman, dan jelas manfaat nutrisinya. "Kami akan kawal supaya tidak mengandung bahan berbahaya," jelasnya. (ibl)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #dinkes-dki #pangan-atlet-asian-games #jelang-asian-games 

Berita Terkait

PMKS Siap-Siap Ditertibkan

Jakarta Raya

Sanitasi Jalur Torch Relay Dibenahi

Jakarta Raya

AMPG DKI Dukung Asian Games

Nasional

Setu Babakan Dijadikan Paket Wisata Asian Games

Jakarta Raya

Polemik Tiket Asian Games Masih Berlanjut

Jakarta Raya

IKLAN